“Trans Jateng tidak hanya menjadi moda transportasi alternatif, tapi juga bagian penting dari upaya mengurangi kemacetan, menekan polusi, dan mendorong mobilitas masyarakat secara merata,” ujar Heri Londo, sapaan akrabnya.
Baca Juga: Sekda Jateng: Olahraga Jadi Media ASN Belajar Integritas dan Disiplin
Ia berharap, digitalisasi layanan Trans Jateng terus dikembangkan, termasuk integrasi antarmoda dan penguatan sistem digital seperti pelacakan bus, pemesanan tiket daring, hingga pemantauan kinerja operasional secara real time.
“Transportasi publik adalah wajah pelayanan pemerintah. Jika Trans Jateng semakin modern dan efisien, maka kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah juga akan meningkat,” pungkasnya.