daerah

Jaga Stabilitas Harga, Heri Pudyatmoko Minta ‘BUMD Peduli’ Pemprov Jateng Terus Digencarkan

Sabtu, 4 Oktober 2025 | 16:48 WIB
Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, mengapresiasi pelaksanaan program BUMD Peduli yang digulirkan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemprov Jawa Tengah. 

Program ini diwujudkan dalam bentuk Gerakan Pangan Murah di berbagai wilayah provinsi sejak awal tahun 2025. Program ini penting untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan yang belakangan ini kerap menjadi tantangan.

“Program BUMD Peduli adalah bukti nyata bahwa BUMD tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Heri dalam keterangannya, Jumat (3/10/2025).

Baca Juga: Jangan Tertipu dengan yang Abal-abal, ini Deretan Camp Wajib 'English Area' di Kampung Inggris

Program ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial (CSR) BUMD Provinsi Jawa Tengah. Komoditas yang dijual dalam program ini meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan lainnya dengan harga lebih rendah dari harga pasar, sehingga sangat membantu masyarakat, terutama di tengah fluktuasi harga dan tekanan ekonomi.

Sejumlah pedagang dan pembeli berinteraksi di salah satu Pasar di Jawa Tengah, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

Data per 30 Agustus 2025 mencatat, Gerakan Pangan Murah telah digelar lebih dari 1.000 kali di seluruh kabupaten/kota di Jateng yang merupakan hasil kolaborasi Kementerian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan pemerintah kabupaten/kota.

Heri menyebut skema kolaboratif seperti ini perlu terus diperkuat karena terbukti efektif dalam menjangkau masyarakat secara luas, termasuk kelompok rentan yang paling terdampak oleh kenaikan harga pangan.

Baca Juga: Sekda Jateng: Olahraga Jadi Media ASN Belajar Integritas dan Disiplin

“Ketika pemerintah, BUMD, dan semua pemangku kepentingan bergerak bersama, dampaknya langsung terasa. Harga pangan terkendali, pasokan aman, dan masyarakat terbantu,” tegas politisi Gerindra tersebut.

Ia juga mendorong agar program ini tidak hanya bersifat reaktif, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga ketahanan pangan daerah. 

Heri menyarankan agar pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dipadukan dengan program edukasi, seperti pengelolaan pangan rumah tangga, pengurangan food waste, dan promosi konsumsi pangan lokal.

Baca Juga: Program Internet Gratis Pemprov Jateng Dongkrak Wisata dan UMKM Desa

“Jawa Tengah punya kekayaan pangan yang luar biasa. Mari manfaatkan momentum ini untuk memperkuat ekosistem pangan lokal, sambil tetap melindungi daya beli masyarakat,” tutup Heri.

Tags

Terkini