"Kami harap dengan penambahan anggaran ini, program-program prioritas bisa berjalan lebih optimal. Setiap rupiah yang dianggarkan harus benar-benar sampai ke masyarakat dan memberikan dampak nyata," tegasnya.
Baca Juga: Nila Salin Pati Berpotensi Terbang ke Jeddah
Politisi Partai Gerindra tersebut juga menekankan pentingnya kerja sama antara eksekutif dan legislatif dalam pembangunan Jawa Tengah.
"Sinergi antara Pemprov dan DPRD sangat krusial agar seluruh program yang direncanakan dapat terealisasi dengan baik. Kami akan terus mengawal dan mengawasi setiap prosesnya demi kemajuan Jawa Tengah ke depan," tutup Heri.
Sementara itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengungkapkan bahwa pihaknya tidak sabar untuk segera melakukan akselerasi pembangunan daerah di seluruh bidang.
Baca Juga: Kota Pekalongan Salurkan Subsidi Pangan
"Terutama dalam menjalankan enam visi kita, mulai layanan dasar, infrastruktur, birokrasi yang sehat, iklim investasi, dan lainnya, termasuk keamanan terkait dengan situasi wilayah," jelas Luthfi.
Terkait operasional dinas-dinas baru atau perubahan SOTK di lingkungan Pemprov Jateng, Luthfi menjelaskan bahwa masih akan diberlakukan pada tahun 2026. Saat ini operasional masih melekat pada dinas-dinas yang saat ini ada.