daerah

Satu Pelajar Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Pantai Bondo Jepara

Jumat, 11 Juli 2025 | 21:51 WIB
Kejadian satu pelajar tenggelam di Pantai Bondo, Jepara, Jumat (11/7/25). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Satu pelajar dilaporkan meninggal dunia usai terseret ombak di Pantai Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara.

Insiden yang menewaskan satu pelajar atau santri Pondok Pesantren Miftakhul Ma'rifat ini, Jumat (11/7/25) terjadi sekira pukul 17.20 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang berinisial MYS (17) warga Kecamatan Bangsri datang satu rombongan (sepuluh orang).

Baca Juga: Strategi Jitu Bupati Jepara Langgengkan Ekspor Furniture di Tengah Efek Tarif Trump

Mereka menikmati waktu liburan dengan berenang di Pantai Bondo, Jepara.

Namun, liburan tersebut berubah mencekam setelah dua santri terseret arus laut yang kuat dan berteriak meminta bantuan.

Dalam suasana yang panik, salah satu teman mereka (MYS) datang dan berusaha menolong, tapi malah ikut terseret bersama ombak, tenggelam.

Baca Juga: Haul Adipati Tjitrosomo, Mas Wiwit Harap Masyarakat Mencontoh Leluhur Sebagai Teladan

Sayup-sayup angin hampir mengaburkan teriakan meminta bantuan dari ketiga pelajar yang tenggelam, beruntung warga sekitar mendengar dan menolong mereka.

Berkat bantuan warga sekitar dan teman-teman lainnya, ketiga remaja tersebut berhasil dievakuasi. Tapiz nyawa MYS tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas.

Sesampainya di Puskesmas, dr. Rully C.S. memeriksa korban. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan dan kematiannya diduga akibat tenggelam.

Baca Juga: 72.460 Siswa Miskin di Jateng Dapat Pendidikan Gratis, Pemprov : Semangat Belajar Ya

Dua saksi mata, Arfandi (40) dan Aldo Mahendra (26), berada di lokasi saat kejadian. Keduanya langsung memberikan keterangan kepada petugas yang datang menangani insiden tersebut.

Sejumlah petugas melakukan identifikasi korban, pengecekan medis, dan melaporkan kejadian kepada pimpinan setempat untuk ditindaklanjuti.

Sementara itu, pengurus Pondok Pesantren Miftakhul Ma’rifat, Ilyas dan Istianto turut hadir mengawal proses evakuasi dan memberikan dukungan moral kepada para santri yang mengalami musibah.

Tags

Terkini