PANTURA NETWORK -- Bupati Jepara, Witiarso Utomo berpesan agar masyarakat mencontoh Adipati Tjitrosomo sebagai teladan, karena telah berkontribusi dan memberikan nilai-nilai positif di Kota Ukir.
Hal tersebut, ia sampaikan sewaktu menghadiri Haul Adipati Tjitrosomo ke 288 di Kompleks Makam Tjitrosomo, Desa Sendang, Kecamatan Kalinyamatan, Kamis (10/7/25).
Saat sambutan, Mas Wiwit (sapaanya) menekankan, acara haul ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan juga merupakan momen spiritual dan historis yang sangat penting.
Baca Juga: 72.460 Siswa Miskin di Jateng Dapat Pendidikan Gratis, Pemprov : Semangat Belajar Ya
"Kita berdoa bersama untuk almarhum Kanjeng Adipati Tjitrosomo dan para Adipati Jepara lainnya, agar seluruh amal baik beliau diterima oleh Allah Swt., dan perjuangannya menjadi amal jariyah yang terus mengalir," ujarnya.
Pihaknya juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan haul ini berfungsi untuk menguatkan ingatan kolektif masyarakat tentang jasa dan keteladanan para leluhur Jepara.
"Acara ini sejalan dengan visi Jepara MULUS (Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius). Selain sebagai peringatan religius, juga memperkuat silaturahmi serta media pelestarian sejarah dan budaya lokal di Kabupaten Jepara," tegasnya.
Baca Juga: Habis Pemutihan Pajak, Terbitlah Operasi Penertiban, Bapenda Jateng : Tak Diskon Maka Tak Sayang
Sebagai informasi, sebelum sambutan, Bupati Jepara melakukan ziarah dan doa bersama di makam para Adipati Tjitrosomo, yang terletak dalam satu kompleks pemakaman leluhur Jepara.
Haul Adipati Tjitrosomo juga dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, anggota DPRD Nur Hidayat, Forkopimcam Kalinyamatan, serta keluarga trah Tjitrosomo dari berbagai kota.