PANTURA NETWORK -- Polres Jepara, Polda Jawa Tengah, telah meningkatkan intensitas patroli di sejumlah lokasi yang dianggap rawan aksi premanisme dan tindak kriminal.
Langkah proaktif ini dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat dan mendukung iklim investasi yang positif di wilayah tersebut, sebagaimana dilaporkan, Selasa (13/5/25).
Patroli yang berlangsung siang dan malam ini menargetkan area publik seperti pasar, terminal, pusat perbelanjaan, serta pemukiman warga.
Baca Juga: Selama Libur Panjang Waisak, KAI Daop 4 Semarang Layani Lebih dari 245 Ribu Penumpang
Selain menjaga keamanan, petugas kepolisian juga aktif berdialog dengan warga setempat untuk mendengarkan keluhan serta memberikan edukasi tentang keamanan lingkungan.
Kapolres Jepara, AKBP Erick Budi Santoso, melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna, menegaskan pihak kepolisian tidak akan mentoleransi segala bentuk premanisme, termasuk yang dilakukan atas nama organisasi masyarakat.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku pemerasan, pungli, atau bentuk premanisme lain. Keamanan warga adalah prioritas kami. Jika Anda menyaksikan aksi preman yang merugikan, segera hubungi layanan darurat 110 atau WhatsApp Siraju di nomor 08112894040. Kami siap merespon cepat setiap laporan,” papar AKP Dwi Prayitna.
Baca Juga: Realisasi Pendapatan Pajak Jateng Capai Rp3,77 Triliun
Di samping itu, AKP Dwi menambahkan bahwa Polres Jepara juga menjalin kerjasama dengan tokoh masyarakat, adat, agama, dan pemuda untuk mengedukasi warga serta mendorong partisipasi aktif dalam melaporkan segala bentuk premanisme.
"Kami berharap dapat membangun sinergi antara aparat dan masyarakat demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari premanisme," pungkasnya.