daerah

Jalin Silaturahmi, Pemkab Jepara Inisiatif dengan Program Jumat Berangkat

Minggu, 27 April 2025 | 03:26 WIB
Wakil Bupati Jepara, Ibnu Hajar sewaktu agenda Jumat Berangkat di Jepara, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network )

PANTURA NETWORK -- Pemkab Jepara luncurkan program unggulan 'Jumat Berangkat' sebagai ajang silaturahmi dan penyerapan aspirasi masyarakat, yang pertama kali di Masjid Al Falah, Desa Margoyoso, Kecamatan Kalinyamatan.

Wakil Bupati Jepara, Ibnu Hajar menyebut, program ini dirancang untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat serta mendukung pemberdayaan ekonomi lokal melalui promosi UMKM.

Tidak sendiri, ia yang mewakili Bupati Witiarso Utomo, ditemani sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, termasuk Anggota Komisi 8 DPR RI, Abdul Wachid.

Baca Juga: Jepara Targetkan Penurunan Pengangguran Melalui Job Fair 2025

Dalam sambutannya, Gus Wabup (sapaannya) menekankan pentingnya mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung untuk meningkatkan pembangunan di Kabupaten Jepara.

"Dialog langsung ini memungkinkan kita menanggapi aduan masyarakat secara tepat dan efisien," papar Gus Wabup, Jumat (25/4/25).

Program 'Jumat Berangkat', kata dia, bukan hanya agenda seremonial, tetapi merupakan bagian dari visi besar 'Jepara MULUS : Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius'.

Baca Juga: Pohon Kudo Raksasa Ambruk Timpa Makam Wali di Kedung Jepara

Gus Wabup menggarisbawahi bahwa program ini bertujuan untuk mewujudkan pelayanan, infrastruktur, kesehatan, ekonomi, dan akhlak yang mulus di Jepara.

Dilaksanakan secara rutin selama lima tahun ke depan, menurutnya program ini akan menjangkau berbagai desa di Kabupaten Jepara untuk mempererat persaudaraan di antara warga.

Selain itu, program 'Ngantor di Desa' juga dijadwalkan setiap hari Selasa dengan tujuan yang sama, yakni mendekatkan pemerintah kepada masyarakat.

Baca Juga: Ribuan Tanaman Hijaukan Tiga Mata Air di Purbalingga

Salah satu sasaran utama 'Jumat Berangkat' adalah memakmurkan masjid dan lingkungannya, dengan mengintegrasikan kehadiran UMKM lokal melalui bazar rakyat.

Pada peluncuran perdana, sekitar 15 UMKM dari sektor kuliner, kerajinan, dan produk unggulan wilayah Kalinyamatan turut serta.

Sebagai informasi, Gus Wabup mengajak masyarakat untuk mendukung bazar UMKM guna meningkatkan perekonomian lokal.

Halaman:

Tags

Terkini