daerah

Bupati Kudus Apresiasi 'Aisyiyah Muhammadiyah' Karena Berkontribusi Meningkatkan Kesehatan Masyarakat

Kamis, 10 April 2025 | 16:30 WIB
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti, belum lama ini (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, bersama Wakilnya, Bellinda Birton, fokus pada peningkatan layanan kesehatan masyarakat. Sam'ani mengapresiasi inisiatif Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Kudus dalam menyediakan fasilitas kesehatan yang berkualitas.

Apresiasi atau ucapan terimakasih itu, Sam'ani (sapaannya) sampaikan sewaktu acara Silaturahim Syawalan di Crystal Building UMKU, Rabu (9/4/25).

"Aisyiyah telah berperan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ungkap Sam'ani, menekankan kemitraan antara 'Aisyiyah dan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam pelayanan kesehatan. Banyaknya rumah sakit di Kudus, menurutnya, meningkatkan daya saing positif.

Baca Juga: BLT Buruh Rokok Rp 600 Ribu di Kudus Cair

Sam'ani juga memaparkan rencana pembangunan gedung RSUD baru di eks lahan Matahari Mall. Gedung ini akan terdiri dari mall di lantai 1-3 dan rumah sakit di lantai 4-6, bertujuan untuk memperkuat kemitraan layanan kesehatan, bukan persaingan.

"Kami bermitra untuk Kudus yang Sehat," tambahnya. Ia juga meminta dukungan untuk mewujudkan visi misi Kabupaten Kudus yang sejahtera dan harmoni, termasuk program Honorarium Kesejahteraan Guru Swasta (HKGS) yang memberi satu juta rupiah per guru.

Sam'ani mengumumkan hibah lahan Crystal Building UMKU kepada PD Muhammadiyah Kudus, berharap ini meningkatkan sinergi antara Muhammadiyah dan Pemerintah Kabupaten Kudus. "Semoga sinergi positif terus terjalin," ujarnya.

Baca Juga: Bupati Kudus Apresiasi Pengolahan Sampah Anorganik oleh Masyarakat dan BUMDes

Mendikdasmen dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, menyambut baik hibah ini, berharap dapat memajukan Kudus. Ia juga mengangkat istilah "halalbihalal" sebagai ekspresi unik Islam di Indonesia yang diterima semua kalangan.

Mu’ti menambahkan, salam lebaran seperti "Taqabbalallahu minna wa minkum" dan "Minal aidin wal faizin" mencerminkan identitas muslim Indonesia. Ia juga merujuk pada penelitian Susan Pinker yang menunjukkan silaturahmi meningkatkan kesehatan mental.

"Silaturahmi terbukti menyehatkan secara mental dan psikis," tutupnya.

Tags

Terkini