PANTURA NETWORK -- Tanah longsor mengisolasi Dukuh Duplak dan Dukuh Petung di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara, Sabtu (29/3/25). Hujan deras memicu longsoran tebing setinggi 15 meter, menutup jalan utama.
Plh. Sekda Jepara, Ary Bachtiar, didampingi Asisten II Sekda Hery Yulianto dan Kepala Diskominfo Arif Darmawan, meninjau lokasi. Pemerintah daerah bergerak cepat mengerahkan alat berat untuk membuka akses.
"Kami berupaya agar jalur ini segera bisa dilalui kembali," kata Ary.
Baca Juga: Meski Lebaran Pelayanan Publik Jepara Tetap Buka
Camat Keling, Lulut Andi Ariyanto, melaporkan longsor juga melanda Dukuh Petung sekitar pukul 03.00 WIB, menutup jalan lingkungan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa, meski potensi longsor susulan tetap diwaspadai.
Pemerintah Desa bersama Forkopimcam telah melaksanakan tanggap darurat. Warga bergotong royong membersihkan material longsor, sementara alat berat disiagakan.
Baca Juga: DPRD Jateng Minta Pembinaan Atlet dan Infrastruktur Olahraga Lebih Ditingkatkan
Tebing yang rawan longsor ditutup dengan terpal untuk mengurangi risiko bencana lanjutan.
Sekitar pukul 10.12 WIB, longsor susulan di Dukuh Duplak kembali menutup jalan sepenuhnya. PLN memutus sementara jaringan listrik untuk keselamatan.
Alat berat dipindahkan ke lokasi terdampak untuk mempercepat proses evakuasi dan pembukaan jalan.