Slamet berharap, pondasi yang telah dibangun oleh Nana, akan memberi arah bagi pemimpin selanjutnya.
“Saya yakini bahwa landasan itu pasti memberi bekal untuk kepemimpinan Pak Lutfhi dan Pak Yasin, yang tentu akan memakai landasan itu untuk akselerasi dan mempertajam program untuk menyejahterakan masyarakat Jateng,” ucapnya.
Perlu diketahui, selama memimpin Jateng, Nana Sudjana menorehkan sejumlah capaian. Di antaranya, menurunkan tingkat menjadi kemiskinan 9,58 persen.
Penurunan persentase penduduk miskin Jateng ini, menjadi yang tertinggi se-Jawa. Bahkan menempati urutan ke-8 se-Indonesia.
Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga turun dari 5,13% pada Agustus 2023 menjadi 4,78% pada Agustus 2024.
Tercatat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Tengah pada 2024 telah mencapai angka 73,87. Angka itu mengalami peningkatan dibandingkan pada 2023 yang mencapai 73,39.
Hal lain adalah, realisasi investasi di Jawa Tengah pada 2024 mencapai Rp88,44 triliun. Capaian ini melampaui target yang telah ditetapkan sebesar Rp80,10 triliun atau 110,42 persen.
Gelaran pilpres dan pilkada pun berjalan sukses. Ini terlihat dari partisipasi pemilih yang mencapai 82,5 persen untuk pilpres, dan 73,04 persen untuk Pilkada.