daerah

DPD HIPSI Kabupaten Tegal Resmi Dilantik, Fokus Dorong Pertumbuhan UMKM

Jumat, 17 Januari 2025 | 03:08 WIB
Barisan HIPSI di Tegal (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Kabupaten Tegal periode 2025-2030 resmi dilantik di Pendapa Amangkurat Slawi. Acara ini diresmikan oleh Fatah Rosihan Affandi, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) HIPSI Jawa Tengah. 

Dalam sambutannya, Fatah Rosihan Affandi memberikan apresiasi kepada Eko Wahyudi, Ketua DPD HIPSI Kabupaten Tegal yang baru. Ia menyoroti pentingnya peran pengusaha santri dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut.

"Eko Wahyudi adalah figur yang berdedikasi penuh terhadap HIPSI. Kami berharap, melalui organisasi ini, akan muncul wirausahawan baru yang mampu menggerakkan roda perekonomian daerah," papar Fatah, Senin (13/1/25).

Baca Juga: Penduduk Miskin di Jateng 9,58 Persen, Penurunan Tertinggi se-Jawa

HIPSI Jawa Tengah menargetkan penciptaan 1.000 pengusaha dari kalangan santri di 34 kabupaten/kota. Setiap daerah diharapkan bisa melahirkan 200 hingga 300 pengusaha baru.

Fatah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara HIPSI dan Pemerintah Kabupaten Tegal untuk memaksimalkan potensi UMKM, khususnya di sektor kerajinan.

"Potensi Kabupaten Tegal sangat luar biasa, terutama dalam bidang kerajinan. Etos kerja masyarakat di sini menjadi modal penting yang perlu mendapat pendampingan dari HIPSI dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," tambahnya.

Baca Juga: BI Jateng Fasilitasi Ekspor Kopi UMKM Binaan ke Taiwan Senilai Rp 1,6 Miliar

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Amir Makhmud, yang hadir mewakili Penjabat Bupati Tegal, Agustyarsyah, menyebutkan bahwa pelantikan ini adalah momentum strategis untuk memperkuat kewirausahaan santri.

"Dengan 104 pondok pesantren yang menaungi lebih dari 24.720 santri, serta 1.054 lembaga pendidikan Al-Qur'an yang memiliki 47.430 santri, Kabupaten Tegal memiliki modal sosial dan ekonomi signifikan untuk mendukung percepatan pembangunan," jelas Amir.

Amir juga membawa kabar baik mengenai pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tegal. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi daerah ini mencapai 4,93 persen pada 2023, sementara tingkat kemiskinan turun dari 7,30 persen pada 2023 menjadi 6,81 persen pada 2024.

Baca Juga: Dinsospermasdes Jepara Dorong Desa untuk Swasembada Pangan

"Pertumbuhan ini mencerminkan hasil dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk kontribusi dari UMKM dan investasi yang terus meningkat," tambahnya.

Selain itu, HIPSI mengadakan Festival Durian di Kecamatan Jatinegara yang menampilkan 30 stan UMKM, guna memperkenalkan produk unggulan lokal dan mempromosikan potensi agribisnis Kabupaten Tegal kepada publik.

Eko Wahyudi, Ketua DPD HIPSI Kabupaten Tegal, optimistis HIPSI mampu mendukung UMKM dan menciptakan lapangan kerja baru.

Halaman:

Tags

Terkini