PANTURA NETWORK -- Ketua PC Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jepara, Andi Setyawan, bersama jajaran pengurusnya, melakukan audiensi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jepara.
Pertemuan yang berlangsung pada Kamis 21 November 2024 itu membahas peran strategis Mahasiswa dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Pilkada Jepara 2024.
Andi Setyawan menegaskan komitmen HMI untuk tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis selama Pilkada berlangsung.
Baca Juga: Sambut Indonesia Emas, Sudarsono Salurkan Hibah ke Dojang Taekwondo Sahabat
Ia memastikan bahwa seluruh kader HMI di Jepara akan mengutamakan prinsip independensi dan menjadi pengawal demokrasi di daerah masing-masing.
"HMI Jepara berkomitmen menjaga sikap netral dalam Pilkada 2024. Kami siap ikut andil menjadi bagian pengawal demokrasi di Jepara sebagai Pengawas Partisipatif," papar Andi.
Selain menyatakan kesiapannya untuk menjadi Mitra Strategis Bawaslu sebagai pengawas partisipatif. Andi juga menyampaikan bahwa HMI akan aktif memberikan edukasi politik kepada masyarakat, khususnya segmen muda atau pemilih pemula.
Baca Juga: Ribuan Relawan Sobat Tunjung Solid Menangkan Luthfi-Yasin dan Yoyok-Joss di Pilkada 2024
Upaya tersebut bertujuan untuk mendorong partisipasi memilih dan menghindari penyebaran berita hoaks serta menolak politik kotor di tengah-tengah masyarakat.
"Kami tidak hanya fokus pada pengawasan, tetapi juga ingin memastikan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak gampang termakan hoaks dan dampak politik kotor bagi masyarakat," tambahnya.
Komisioner Bawaslu Jepara, Shohibul Habib, mengapresiasi langkah HMI yang proaktif dalam mendukung pengawasan Pilkada.
Baca Juga: 36 Tim Sepakbola Bersaing di Kompetisi Superco Superfest 2024 di Semarang
Menurutnya, dengan partisipasi organisasi kepemudaan seperti HMI sangat penting untuk memperkuat pengawasan ditingkat lokal.
"Terimakasih karena ikut andil di Pilkada, tidak harus menjadi bagian dari struktural Bawaslu. Kami percaya dengan sinergi ini, potensi pelanggaran bisa diminimalisir, dan kualitas demokrasi di Jepara semakin meningkat," pungkas Shohibul Habib. (*)