Setiap sesi siaran berlangsung sekitar lima hingga sepuluh menit. Topik perbincangan disesuaikan dengan latar belakang pengunjung, kemeriahan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah, serta harapan mereka untuk Jawa Tengah ke depan.
"Yang nyoba siaran dari berbagai kalangan. Ada anak SMA-SMK, mahasiswa, pekerja swasta, PNS Pemprov Jateng sendiri juga ada. Terus banyak juga dari pengunjung masyarakat umum," ungkapnya.
Pada pameran Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah ini, berbagai program dan inovasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng, BUMD/BUMN, swasta, serta berbagai lembaga lainnya, ditampilkan di halaman Kantor Gubernur hingga Sabtu, 22 Agustus.
Beragam produk UMKM lokal dari 35 kabupaten/ kota juga dipamerkan. berbagai aneka kuliner khas daerah Jawa Tengah tersedia, mulai dari nasi gandul dan sego tewel khas Pati, mie ongklok Wonosobo, geblek dan dawet ireng dari Purworejo, hingga olos khas Tegal. Ada pula soto klethuk dari Blora, tumpang koyor dari Salatiga, lontong tuyuhan Rembang, kupat tahu Magelang, sate blengong Brebes, serta horok-horok, sate kikil, dan pindang serani dari Jepara.***