PANTURA NETWORK -- Mengawali hari pertama kerja usai momentum Lebaran, Bupati Jepara Witiarso Utomo langsung bergerak cepat dengan menyambangi para kiai dan tokoh agama. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Jepara ingin membangun kebijakan berbasis aspirasi akar rumput.
Didampingi Wakil Bupati Ibnu Hajar, Sekretaris Daerah Ary Bachtiar, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), silaturahmi digelar ke sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah di wilayah selatan Jepara, Rabu (25/3/2026).
Turut hadir dalam rombongan tersebut Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto, Dandim 0719/Jepara Letkol Arm Ranna Hidfitriyadi, serta Kepala Kementerian Agama Jepara Akhsan Muhyiddin.
Kunjungan dimulai dari Pondok Pesantren Attaqi di Jerukwangi, Welahan, yang diasuh KH Nur Cholis. Rombongan kemudian melanjutkan silaturahmi ke Ponpes Balekambang asuhan KH Ma’mun Abdullah Hadziq, Ponpes Hadziqiyah yang dipimpin Rais Syuriah PCNU Jepara KH Khayatun AH, hingga Ponpes Zhilalul Qur’an di Batealit yang diasuh KH Hasyim Sila Alhafidz.
Tak hanya dari kalangan NU, Bupati juga menyambangi Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jepara KH Fahrurrozi di Kedung, serta Ponpes Safinatul Huda yang diasuh KH Masduki Ridwan.
Witiarso menegaskan, agenda tersebut tidak sekadar silaturahmi, melainkan juga bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat melalui para tokoh agama yang memiliki kedekatan dengan warga.
Baca Juga: Halalbihalal Jadi Momentum Bangkit, Kepala Daerah Jateng Siap Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan
"Ini juga bagian dari tabarrukan dengan para kiai. Masukan dari mereka menjadi pedoman kami. Di bulan Syawal ini, kita fokus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan langsung tancap gas pascalebaran," ujar Witiarso.
Dari hasil dialog tersebut, berbagai isu strategis mengemuka. Mulai dari penguatan sektor keagamaan, peningkatan kualitas pendidikan, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, hingga persoalan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, masukan tersebut mencerminkan kondisi riil masyarakat yang harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Baca Juga: Bupati Jepara Sidak Pasar Jelang Lebaran, Harga Sembako Relatif Stabil, Minyak Goreng Masih Naik
"Aspirasi ini adalah potret nyata di lapangan. Kami akan menindaklanjuti sebagai bagian dari perencanaan dan kebijakan ke depan," tambahnya.
Langkah cepat Bupati Jepara ini mendapat respons positif dari para kiai dan tokoh masyarakat. Mereka menilai pendekatan langsung seperti ini menjadi bentuk kepemimpinan yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan warga.
Pengasuh Ponpes Zhilalul Qur'an sekaligus Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jepara, KH Hasyim Sila Alhafidz, menilai kondisi Jepara saat ini tetap kondusif dengan tingkat toleransi antarumat beragama yang terjaga baik.
Artikel Terkait
Bupati Jepara Rotasi 57 Pejabat, Sinyal Penyegaran Birokrasi di Awal Kepemimpinan Wiwit-Hajar
Buka Puasa Bersama Petugas Kebersihan, Bupati Jepara Apresiasi Dedikasi Penjaga Wajah Kota
Bupati Jepara Siapkan Rp25 Miliar untuk Guru Madrasah, Target Kesejahteraan Setara UMR
Bupati Jepara Sidak Pasar Jelang Lebaran, Harga Sembako Relatif Stabil, Minyak Goreng Masih Naik
Reuni Akbar IKA SMANSARA 2026 Meriah, Bupati Jepara Ajak Alumni Jadi Motor Pembangunan Daerah