Wamentan Apresiasi Penghargaan TPID untuk Gubernur Jateng: "Fresh From the Oven"

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Senin, 1 Desember 2025 | 11:43 WIB
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat Gebyar Tani Merdeka Indonesia 2025 di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu malam (29/11/2025). (Istimewa for Pantura Network)
Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat Gebyar Tani Merdeka Indonesia 2025 di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu malam (29/11/2025). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Ditetapkannya Jawa Tengah sebagai provinsi dengan tingkat inflasi terendah se-Indonesia mendapat apresiasi banyak kalangan. Atas prestasi tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono memberi apresiasi khusus kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, atas penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang diterima dari Presiden RI.

Apresiasi itu disampaikan Sudaryono saat menghadiri jamuan makan malam Gebyar Tani Merdeka Indonesia 2025 di Gradhika Bhakti Praja, Sabtu malam, 29 November 2025.

Baca Juga: Rakerwil PKS Jateng Tekankan Transformasi Kerja Kader dan Solusi Atasi Pengangguran dan Kemiskinan

“Selamat atas penghargaan dari Presiden, fresh from the oven. Jawa Tengah ini adalah provinsi dengan tingkat inflasi terendah di Indonesia,” kata Sudaryono.

Ia menyebut capaian tersebut tidak lepas dari konsistensi Pemprov Jateng menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan pasokan tetap aman

“Kenaikan harga kebutuhan pokok di Jawa Tengah paling rendah dibanding provinsi lain. Itu capaian luar biasa,” tegasnya.

Baca Juga: Tani Merdeka Tumbuh Pesat, Jateng Jadi Poros Utama Gerakan Petani

Sudaryono menilai, langkah Pemprov Jateng sejalan dengan kebijakan pertanian nasional. Di antaranya pembenahan pupuk, revitalisasi irigasi, perbaikan distribusi, hingga penguatan cadangan pangan.

“Jawa Tengah ini termasuk yang paling siap menjalankan program-program besar pertanian,” ujarnya.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, daerahnya memang memiliki fondasi kuat dalam pengendalian inflasi, terutama dari sektor pangan yang menjadi tulang punggung ekonomi Jateng.

Baca Juga: Ahmad Luthfi: Investor Malaysia dan Fujian Komitmen Investasi Rp 62,3 T

“Jawa Tengah ini punya tiga juta hektare wilayah dan satu juta hektare adalah lahan pertanian. Ini peranan besar bagi kedaulatan pangan nasional,” kata Ahmad Luthfi.

Ia menegaskan, stok dan produksi pangan yang stabil membuat Jawa Tengah mampu menekan gejolak harga.

“Inflasi yang terkait bahan pokok itu takut dengan Jawa Tengah, karena kita punya stok yang kuat. Mulai bawang, cabai yang lebih pedas dari provinsi lain, sampai bawang merah Brebes,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X