Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp 180 Juta untuk Korban Kebakaran Sumur Minyak di Blora

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Jumat, 22 Agustus 2025 | 23:21 WIB
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin salurkan bantuan ke korban sumur minyak di Blora, Jumat (22/8/2025). (Istimewa for Pantura Network)
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin salurkan bantuan ke korban sumur minyak di Blora, Jumat (22/8/2025). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) memberikan bantuan sebesar Rp180 juta kepada korban kebakaran sumur minyak di Dusun Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora.

Bantuan simbolis tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, pada Jumat, 21 Agustus 2025, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak musibah.

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai komponen untuk mendukung pemulihan warga yang terkena dampak. Mulai dari uang tunai Rp 40 juta dari Baznas Jateng untuk keluarga korban jiwa dan korban luka.

Baca Juga: Job Fair HUT Ke-80 Provinsi Jawa Tengah, 6.650 Lowongan Kerja Siap Dibuka

Kemudian, logistik dan peralatan senilai Rp 53,4 juta dari Dinas Sosial Jateng, Beras 2 ton senilai Rp 25 juta dari Dinas Ketahanan Pangan Jateng, logistik sembako senilai Rp37,4 juta dari BPBD Jateng, terakhir adalah obat-obatan senilai Rp 25,6 juta dari Dinas Kesehatan Jateng.

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin menekankan bahwa penanganan bagi korban kebakaran menjadi prioritas utama. Ia menyampaikan bahwa pemerintah sedang membahas mekanisme bantuan santunan untuk meringankan beban keluarga korban.

"Kita sedang merumuskan, apakah melalui BPJS atau lembaga lain, agar ada kepastian dalam penyaluran bantuan," papar Taj Yasin.

Baca Juga: Selamatkan Petani, Gubernur Jateng Hapus Utang dan Terbitkan Sertifikat

Ia juga memastikan bahwa pemerintah akan melakukan pendataan untuk rumah-rumah yang rusak akibat kebakaran dan akan memberikan bantuan sesuai kebutuhan.

"Tidak ada warga yang akan dibiarkan sendirian menghadapi musibah ini. Pemerintah hadir, baik untuk korban maupun pemulihan pascakejadian," tegas Taj Yasin.

Ia juga menambahkan bahwa penanganan cepat terhadap kebakaran sumur minyak ini sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang. Pemprov Jateng bersama Pertamina dan para ahli, akan menertibkan sumur-sumur minyak yang tidak berizin. 

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Serahkan 1.065 Sertifikat Tanah kepada Petani Eks Proyek PIR Lokal Teh

Sesuai dengan Undang-Undang dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Migas, Pemprov Jateng telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk mengatur pengelolaan pengeboran, terutama pada sumur-sumur tua.

Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, kebakaran sumur minyak di Kabupaten Blora ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, dua orang terluka, serta kerusakan signifikan pada rumah-rumah warga.

"Tercatat satu rumah mengalami kerusakan berat, empat rumah rusak sedang, dan sekitar 300 kepala keluarga atau 750 orang terpaksa mengungsi," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X