Taj Yasin Apresiasi Jateng Karena Indeks Kerukunan Umat Beragama Meningkat Jadi 79,98

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Minggu, 6 Juli 2025 | 01:33 WIB
Wakil Gubenur Jateng, Taj Yasin di Tegal, Minggu (6/7/25). (Istimewa for Pantura Network)
Wakil Gubenur Jateng, Taj Yasin di Tegal, Minggu (6/7/25). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Kabar baik datang dari Jawa Tengah, di mana Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) tahun 2025 mencapai angka 78,98. lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 77,90.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menyampaikan informasi itu saat menghadiri acara tasyakuran dan doa bersama dalam rangka HUT Bhayangkara ke-79 di Pendopo Ki Djagga Manggala, Kabupaten Tegal, Sabtu (5/7/25).

"Kerukunan umat beragama yang baik tidak hanya menciptakan kedamaian, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian yang lebih baik," ungkapnya.

Baca Juga: Layanan Preservasi Arsip Kuno Dinas Arpus Meriahkan Jateng Fair 2025

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kerukunan umat beragama dalam pembangunan bangsa dan negara. Juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga kebersamaan dan kedamaian demi kemajuan bersama.

Di momen yang sama, Taj Yasin juga memberikan apresiasi kepada Polri atas peran aktif mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Pentingnya penguatan kelembagaan demi terwujudnya kerukunan yang lebih baik," ujar dia.

Baca Juga: Warga RT 1 RW 6 Pengkol Jepara Gelar Pawai Oncor di Malam Asyura, Buktikan Tradisi Tak Pernah Mati

Kapolres Kabupaten Tegal, Bayu Prasetyo, mewakili Kapolda Jateng, juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berinisiatif menggelar acara tasyakuran ini.

"Semoga acara ini bisa menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat," ujar Bayu.

Dalam acara tersebut, tokoh ulama Habib Luthfi bin Yahya memberikan pesan penting mengenai kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Baca Juga: Mobil Baru Suzuki Fronx Resmi Diserahkan ke 20 Konsumen Pertama di Jawa Tengah

"Polri harus menjaga betul kepercayaan masyarakat. Jika masyarakat telah mengadakan acara tasyakuran, itu berarti mereka berharap agar keamanan dan kedamaian negara ini tetap terjaga," tegas Habib Luthfi.

Wakil Bupati Tegal, Ahmad Kholid, menambahkan bahwa menjaga kerjasama lintas agama dan elemen masyarakat sangat krusial untuk memastikan kedamaian dapat dirasakan oleh semua pihak.

"Ini adalah sesuatu yang harus kita lakukan bersama-sama," pungkas Kholid.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X