PANTURA NETWORK -- Layanan preservasi arsip kuno oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Jawa Tengah (Jateng) meriahkan Jateng Fair 2025 di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP).
Pranata Restorasi Arsip Dinas Arpus Jateng, Dwi Kristanto menjelaskan, upaya ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat, agar mengarsipkan dokumen berharga dengan teknik yang baik dan benar.
Adapun, upaya memperpanjang usia naskah yang berharga ini, kata dia, menggunakan teknik 'tisu jepang'. Menurutnya, teknik ini lebih oke dalam membuat arsip kuno yang berumur ratusan tahun lebih tahan lama.
Baca Juga: Warga RT 1 RW 6 Pengkol Jepara Gelar Pawai Oncor di Malam Asyura, Buktikan Tradisi Tak Pernah Mati
"Ini ada yang ingin mengawetkan arsip yang sudah berusia 155 tahun," papar Dwi, Sabtu (5/7/25).
Ia menambahkan bahwa layanan ini juga terbuka bagi masyarakat yang memiliki dokumen yang rusak akibat kebakaran atau banjir.
"Penyelamatan dokumen penting bagi masyarakat seperti sertifikat dan BPKB juga kami bantu secara gratis, dengan jumlah tertentu," tambahnya.
Baca Juga: Mobil Baru Suzuki Fronx Resmi Diserahkan ke 20 Konsumen Pertama di Jawa Tengah
Lorain, seorang siswi SMA Negeri 3 Semarang, mengungkapkan apresiasinya terhadap program ini. "Keren sekali! Dari naskah yang awalnya rapuh bisa diperbaiki dan kembali kokoh," ujar Lorain.
Selain stan Dinas Arpus, dalam Jateng Fair yang menjadi sorotan utama pencari kerja adalah Stan Disnakertrans Jateng. Di sini, pengunjung dapat menemukan informasi mengenai 50 lowongan pekerjaan yang tersedia, dengan total kebutuhan tenaga kerja mencapai 2.184 orang.
Sekretaris Disnakertrans Jawa Tengah, Mumpuniati, mengungkapkan bahwa petugas siap membantu pengunjung dalam mencari informasi yang relevan.
Baca Juga: Catat! ini Peluang Beasiswa Gratis di SPMB Tahap II Jateng
"Bersama kami, pencari kerja akan dipandu secara langsung untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mereka," jelas Mumpuniati
Di samping informasi lowongan kerja, stan ini juga menawarkan pelatihan keterampilan yang bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK). Pelatihan mencakup berbagai bidang, mulai dari pertanian hingga kuliner, memberikan peluang untuk mengasah keterampilan bagi para pencari kerja.
Jateng Fair kali ini tidak hanya menawarkan peluang kerja dan pelestarian sejarah. Acara ini juga menyajikan pertunjukan dari 20 artis utama dan 20 band pembuka, kontes, serta pameran pentas panggung di Balai Merapi.
Artikel Terkait
Dipimpin Ahmad Luthfi, Jateng Kian Ramah Investasi Energi Terbarukan
Pemprov Jateng Gandeng Baznas Renovasi 750 RTLH
Mendendangkan Nostalgia di Jateng Fair 2025
Balai Pengujian dan Peralatan DPUBMCK Jateng Lahirkan SMART BP2
Catat! ini Peluang Beasiswa Gratis di SPMB Tahap II Jateng