Laku Keras, Cup Holder Kayu Ciptaan Warga Binaan Rutan Jepara Diborong Rumah BUMN

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Selasa, 3 Juni 2025 | 21:03 WIB
Sejumlah anggota Rutan Jepara dan Rumah BUMN Jepara, Selasa (3/6/25) (Istimewa for Pantura Network)
Sejumlah anggota Rutan Jepara dan Rumah BUMN Jepara, Selasa (3/6/25) (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Ratusan cup holder kayu ciptaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jepara diborong Rumah BUMN Jepara.

Aksi borong dadakan itu bermula dari agenda yang diselenggarakan Rutan Jepara dengan Rumah BUMN Jepara, yakni program pembinaan kemandirian bagi warga binaan, Selasa (3/6/25).

Salah satu produk yang dihasilkan adalah cup holder atau wadah tempat minuman yang berguna bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atau industri ramah lingkungan.

Baca Juga: Tingkatkan Motivasi Hijrah Warga Binaan, Rutan Jepara Gelar Mujahadah dan Maulid Nabi

Melihat hal itu, perwakilan dari Rumah BUMN Jepara, Aifal menilai, produk cup holder ini memiliki potensi pasar yang cukup luas terutama di kalangan UMKM kuliner.

"Produk yang dihasilkan tak hanya memiliki nilai guna tinggi, tetapi juga bernilai estetika dan ramah lingkungan," papar Aifal di Rutan Jepara.

Dengan desain yang minimalis dan bahan ramah lingkungan, cup holder kayu ini menjadi dukungan gerakan pengurangan penggunaan plastik sekaligus memberi nilai tambah ekonomi.

Baca Juga: Perkuat Sinergitas, PLN UIK Tanjung Jati B Gelar Safari Jurnalistik dan Hangout Media

"Kami memesan 108 cup holder, kami juga akan membantu dalam proses pemasaran dan promosi agar produk hasil karya warga binaan bisa dikenal lebih luas," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Rutan Jepara, Renza Maisetyo, menyampaikan apresiasi kepada WBP lantaran berhasil menciptakan produk ekonomis dan ramah lingkungan.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Rutan Jepara dan pihak eksternal dalam membekali warga binaan dengan keterampilan kerja.

Baca Juga: Bupati Ngantor di Desa Lebak, Apresiasi Lukisan Limbah Batok Kelapa Asal Lebak Jepara Tembus Hingga Mancanegara

"Kami ingin agar warga binaan tidak hanya sekadar menjalani masa hukuman, tetapi juga mendapat bekal nyata yang bisa dimanfaatkan dikemudian hari," pungkas Renza.

Sebagai informasi, seluruh proses produksi cup holder kayu ini dilakukan dengan pendampingan dan pelatihan langsung oleh instruktur yang berpengalaman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X