Tingkatkan Kapasitas Kader, GMNI Jateng Gelar TOT se-Jawa Bali

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Jumat, 25 April 2025 | 16:46 WIB
SUASANA Training of Trainer (TOT) GMNI Jateng di Bandengan Jepara, Jumat (25/4/25). (Istimewa for Pantura Network)
SUASANA Training of Trainer (TOT) GMNI Jateng di Bandengan Jepara, Jumat (25/4/25). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jawa Tengah tingkatkan kapasitas kader dalam Training of Trainer (TOT) di Bandengan, Jepara, Jumat (25/4/25).

Agenda yang bertemakan 'Penemuan Kembali Revolusi Kita untuk Mencapai Persatuan Indonesia' selama 25 hingga 27 April 2025 itu, setidaknya diikuti 200 kader se Jawa dan Bali bahkan sampai Sumatera Barat (Sumbar).

"Dalam rangka meningkatkan kapasitas kader nasionalis, supaya ke depan dapat berkontribusi bagi bangsa," papar Ketua DPD GMNI Jateng, Andi Harisa Pane di Gedung Serba Guna (GSG) Bandengan, sela-sela acara TOT.

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi: Jangan Ubah Jalur Hijau, Anak Muda Harus jadi Petani Kreatif

Pada kesempatan itu, ia menekankan, TOT GMNI Jateng memfokuskan pada kualitas kader. Sehingga selanjutnya dapat melaksanakan program kaderisasi dan berkontribusi dalam gerakan secara berkualitas.

"Ketika kader berkualitas diharap menjadi epicentrum bagi GMNI maupun elemen negara," ujar dia.

Kemudian, Pembina Persatuan Alumni (PA) GMNI Jepara, Andang Wahyu Triyanto mengatakan bahwa GMNI merupakan organisasi yang membina generasi muda dalam belajar dan berorganisasi.

Baca Juga: Ratusan Mahasiswa Ikuti Pelatihan Berbasis AI di UGM Saat Roadshow IndonesiaNEXT ke-9

Pihaknya berharap, melalui TOT GMNI Jateng yang digelar di Bandengan Jepara dapat merasuk ke pikiran dan implementasi para kader, yakni paham visi misi nasionalis yang bertujuan menjaga NKRI.

"Generasi muda perlu dipahamkan ihwal visi misi nasionalis, dalam GMNI mereka belajar berorganisasi dan ke depannya dapat mengimplementasikan pada gerakan untuk NKRI," pungkas Andang Wahyu Triyanto.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X