Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Promosikan UMK Binaan di INACRAFT Festival 2026

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Kamis, 16 Juli 2026 | 15:35 WIB
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Promosikan UMK Binaan di INACRAFT Festival 2026
Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Promosikan UMK Binaan di INACRAFT Festival 2026

YOGYAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan usaha mikro dan kecil (UMK) binaan agar mampu menembus pasar yang lebih luas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi UMK binaannya, Studio Patung, dalam ajang pameran kerajinan terbesar di Indonesia, INACRAFT Festival 2026.

Pameran yang berlangsung pada 15–19 Juli 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, itu menjadi wadah strategis bagi pelaku industri kreatif untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus menjalin jejaring bisnis dengan pembeli dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan keikutsertaan Studio Patung merupakan bentuk nyata dukungan perusahaan terhadap pemberdayaan UMK lokal agar semakin dikenal dan memiliki peluang memperluas pasar.

"Keikutsertaan Studio Patung dalam pameran ini menjadi bentuk nyata dukungan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang terhadap pemberdayaan UMK lokal agar semakin dikenal luas serta memiliki kesempatan memperluas jaringan bisnis dan pasar," ujarnya.

Studio Patung merupakan salah satu UMK binaan Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang menghadirkan berbagai karya patung handmade. Setiap produk dibuat dengan ketelitian, dedikasi, serta sentuhan seni yang kuat sehingga menghasilkan karya bernilai estetika tinggi.

UMK yang dipimpin Sutrisna tersebut berdiri sejak 2018 dan berlokasi di Desa Growong Lor, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Produk yang dihasilkan tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga mengandung karakter dan cerita di balik setiap detail pengerjaannya.

"Kerajinan yang diproduksi Studio Patung tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan makna, karakter, dan cerita yang hidup di balik setiap detailnya," kata Sulistyo.

Dalam INACRAFT Festival 2026, Studio Patung menampilkan beragam karya seni pahat dengan desain artistik, mulai dari figur manusia, satwa, hingga berbagai ornamen dekoratif yang memiliki nilai seni tinggi.

Sulistyo berharap keikutsertaan UMK binaan tersebut mampu membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, sekaligus memperkenalkan kualitas karya seni asal Jawa Tengah kepada masyarakat nasional maupun internasional.

"Kami berharap keikutsertaan Studio Patung pada INACRAFT 2026 dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, meningkatkan nilai ekonomi produk lokal, sekaligus memperkenalkan kualitas karya seni dari Jawa Tengah kepada masyarakat nasional maupun internasional. Kami akan terus mendukung UMK binaan agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah," pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X