Sementara itu, Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sunarto mengatakan, pengenalan konsep berpikir komputasional perlu dilakukan sejak dini. Yakni melalui metode yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.
Dia menilai, pembelajaran robotic dan coding sederhana dapat menjadi media efektif untuk mengenalkan logika, pola berpikir sistematis, kreativitas, serta kemampuan sosial dan emosional melalui aktivitas bermain sambil belajar.
“Melalui pendekatan STEAM, kegiatan robotik dan coding tidak hanya mengenalkan teknologi, tetapi juga mengintegrasikan unsur sains, rekayasa, seni, dan matematika, ke dalam pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak usia dini,” jelas Sunarto.
Guru TK Negeri Pembina Kabupaten Batang, Alim Sri Mardiyani mengaku, pelatihan coding dan robotic memberikan wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi, dalam pembelajaran anak usia dini. Terlebih, sekolahnya telah memanfaatkan teknologi digital dalam proses belajar mengajar.
“Kami sendiri sudah menggunakan teknologi, papan interaktif digital yang besar itu. Anak-anak jadi lebih tertarik kalau kami mengajak dnegan video maupun games," ucap Alim.***