Nutrifood Perkuat Peran Guru PJOK Lewat Pelatihan Hidup Sehat Berkelanjutan

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Sabtu, 9 Mei 2026 | 15:33 WIB
Nutrifood Perkuat Peran Guru PJOK Lewat Pelatihan Hidup Sehat Berkelanjutan
Nutrifood Perkuat Peran Guru PJOK Lewat Pelatihan Hidup Sehat Berkelanjutan

SEMARANG — Nutrifood bersama Yayasan Guru Belajar menggelar workshop tahap lanjutan bertajuk “Desain & Implementasi Pembelajaran PJOK Bermakna: Upaya Membangun Budaya Hidup Sehat di Sekolah” bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Semarang, Jumat (9/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Nutrifood Physical Education Teacher (NPET) 2026 yang diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya memperkuat peran guru PJOK dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.

Melalui program ini, guru PJOK tidak hanya didorong mengajarkan keterampilan olahraga, tetapi juga menjadi agen perubahan gaya hidup sehat bagi para murid.

Sebagai perusahaan yang telah lebih dari 47 tahun bergerak menginspirasi masyarakat Indonesia hidup sehat, Nutrifood menilai sekolah menjadi ruang strategis untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini.

CEO Nutrifood, Mardi Wu mengatakan, guru PJOK memiliki peran besar dalam membentuk kesadaran hidup sehat anak-anak melalui pembelajaran yang tepat dan menyenangkan.

“Guru PJOK memiliki peran besar dalam membantu murid membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. Mulai dari literasi hidup sehat, pelibatan orang tua, hingga penguatan karakter murid. Melalui pembelajaran yang tepat, guru dapat mendorong kesadaran dan praktik hidup sehat yang akan terbawa hingga dewasa,” ujarnya.

Program NPET sendiri digelar sebagai respons terhadap berbagai tantangan gaya hidup anak saat ini, seperti rendahnya aktivitas fisik, tingginya konsumsi gula dan lemak, serta penggunaan gawai yang berlebihan.

Dalam workshop tersebut, para peserta mendapatkan penguatan mengenai strategi pembelajaran kreatif, teknik pelibatan murid, hingga penyusunan modul ajar dan asesmen yang lebih aplikatif dan bermakna. Materi itu diharapkan dapat diterapkan di sekolah masing-masing untuk membentuk kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan.

Nutrifood berkolaborasi dengan Yayasan Guru Belajar dalam pelaksanaan program tersebut. Organisasi filantropi pendidikan itu dinilai memiliki pengalaman dalam pengembangan guru, kepemimpinan pendidikan, hingga pendampingan sekolah.

Ketua Operasional Yayasan Guru Belajar, Maman Basyaiban menegaskan, guru PJOK kini memiliki peran strategis sebagai pemimpin perubahan gaya hidup sehat di sekolah.

“Guru PJOK adalah pemimpin perubahan gaya hidup. Perannya tidak hanya mengajarkan keterampilan olahraga, tetapi juga membangun kesadaran murid tentang pentingnya hidup sehat,” katanya.

Menurut Maman, perubahan perilaku hidup sehat tidak cukup dilakukan melalui instruksi semata, melainkan membutuhkan pendekatan pembelajaran yang mendalam dan kontekstual agar mampu membentuk kebiasaan murid secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, pendekatan pembelajaran bermakna atau deep learning menjadi salah satu metode yang diperkuat dalam program NPET agar guru mampu mengaitkan materi PJOK dengan kehidupan nyata murid sehari-hari.

Pada tahun ini, program NPET diminati 4.413 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 3.535 peserta terpilih mengikuti tahap dasar program yang mencakup asesmen awal, pembelajaran menjadi guru belajar, pelatihan gaya hidup sehat, pelatihan guru kreator konten, hingga pendampingan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X