Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terlebih marka jalan di kawasan itu juga mulai memudar.
Menanggapi hal itu, Witiarso memastikan perbaikan layanan publik menjadi prioritas pemerintah daerah pada tahun ini.
"Sudah kita anggarkan ada ribuan titik lampu penerangan jalan yang akan kita hidupkan agar jalan benar-benar terang," jelasnya.
Baca Juga: Pemprov Jateng Perluas Program KB dan Pendampingan Hukum Bersama Muslimat–Fatayat NU
Sementara itu, Rais Syuriah PCNU Jepara KH Khayatun Abdullah Hadziq menegaskan kesiapan warga nahdliyin untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai sektor, mulai dari keagamaan hingga pendidikan dan kesehatan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat demi mendorong kemajuan daerah.
"Ini bagian dari khidmat untuk umat. Harapannya Jepara semakin maju dan membawa keberkahan bagi semua," tandas Khayatun.
Artikel Terkait
Hari Guru Nasional 2025, Dua Alumni MAN 1 Jepara Kembali ke Madrasah
Pemprov Jateng Salurkan Insentif untuk 230.830 Guru, 2.000 Hafidz dan 60 Beasiswa Santri-Pengasuh
Bupati Jepara Rotasi 57 Pejabat, Sinyal Penyegaran Birokrasi di Awal Kepemimpinan Wiwit-Hajar
Kerja Bakti Massal di TPI Ujungbatu, Pemkab Jepara Bersih-Bersih Kawasan Pantai Sambut Pesta Lomban
Festival Tongtek Jepara 2026 Sedot Ribuan Penonton, Tradisi Sahur Disulap Jadi Panggung Kreativitas Anak Muda