Penjual Ayam Asal Sragen Sabet Gelar S2 Ilmu Hukum di UNISRI Surakarta, ini Identitasnya

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Sabtu, 10 Mei 2025 | 03:59 WIB
BERDAGANG : menyiapkan belanjaan daging ayam ibu-ibu di Kabupaten Sragen, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network )
BERDAGANG : menyiapkan belanjaan daging ayam ibu-ibu di Kabupaten Sragen, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network )

PANTURA NETWORK -- Momen wisuda Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), Kamis (8/5/25) di The Sunan Hotel Surakarta terdapat kejadian unik. Pasalnya, salah seorang penjual ayam di Kabupaten Sragen turut sabet gelar S2 di sana.

Namanya Sigit Waskito Mungkasi, ia berjualan ayam ke kampung-kampung kecil mengais rupiah dan sekarang turut diwisuda bersama 400 wisudawan lain. Kini dirinya secara resmi menyandang gelar Magister Ilmu Hukum.

Pada kesempatan itu, Sigit mengenakan toga dan mengatakan bangga menyandang gelar S2, karena terdapat nilai-nilai perjuangan yang mengiringi setiap langkahnya, yakni menjadi seorang pengabdi di lingkungan masyarakat.

Baca Juga: Tawuran Pelajar SMK Hebohkan Kabupaten Pati, Satu Orang Terkapar

"Pengabdian tanpa ilmu itu seperti berjalan dalam gelap," papar Sigit.

Usut punya usut, ia merupakan Kepala Dusun (Bayan) di Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe dan juga seorang Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Sragen.

Sigit Waskito Mungkasi saat berfoto di area wisuda UNISRI, belum lama ini.
Sigit Waskito Mungkasi saat berfoto di area wisuda UNISRI, belum lama ini. (Istimewa for Pantura Network)

Hal tersebut membuktikan bagaimana keseriusan Sigit dalam mengabdi kepada masyarakat, baik secara birokratis maupun gerakan kultural kemasyarakatan. Kemudian ia imbangi dengan pengetahuannya -S2 Ilmu Hukum.

Baca Juga: Bupati Jepara Pastikan Mulai 2026 akan Membangun Dermaga di Desa Parang Karimunjawa

"Pendidikan adalah cara untuk meningkatkan pengabdian. Saya percaya bahwa ilmu dapat memperkuat niat dan kemampuan melayani masyarakat," jelasnya.

Sekarang, meski sudah bergelar magister, Sigit tetap hidup sederhana. Dia terus berdagang ayam dan melayani desa dengan pengetahuan yang lebih luas. Melalui pendidikan, dia percaya diri bisa membangun desanya lebih baik lagi.

Pihaknya juga berpesan kepada generasi muda supaya tetap semangat dan berprinsip dalam menjalani hidup. Menurutnya, paradigma yang kuat serta diimbangi dengan semangat juang akan membuahkan hasil yang manis.

Baca Juga: Update Kecelakaan Kalijambe, Mabes Polri Turun Tangan dengan Sistem TAA

"Selama kita tetap berpikir positif dan husnudzon kepada Allah SWT, pasti ada jalan. Rezeki itu selalu datang dari arah yang tak disangka. Tetap semangat dan terus belajar," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X