Namun, ia menegaskan bahwa potensi retribusi maupun besarnya nilai CSR bukan menjadi pertimbangan utama pemerintah jika bertentangan dengan prinsip-prinsip religius masyarakat Jepara.
Baca Juga: 25 Ribu Warga Jawa Tengah Manfaatkan Balai Latihan Kerja Setiap Tahun
“Jepara adalah daerah yang religius. Kami lebih memilih mendengarkan petuah dan fatwa para kiai agar setiap keputusan tidak melukai nilai-nilai religius masyarakat,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Alasan Ahmad Farichin Pilih Wisma Perdamaian Sebagai Lokasi Pelantikan PKC PMII Jateng
PKC PMII Jateng 2025/2027 Resmi Dilantik, Periode ini Bakal Fokus Tiga Aspek, Apa Saja?
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Kader PMII Dampingi Desa Miskin di Jawa Tengah
Unissula Gelar KKN Tematik Budai di Demak, Fokus Mengabdi Masyarakat
Ciptakan Sekolah Aman, KKN UNISNU Gelar Sosialisasi Anti Bullying di SD Bantengmati 2