Polisi juga menelusuri lokasi produksi es di Depok dan menyatakan proses pembuatannya aman. Suderajat dipulangkan ke rumahnya dan mendapat penggantian uang atas barang dagangan yang sempat diamankan.
Baca Juga: Profil Aiptu Ikhwan Mulyadi, Polisi yang Viral dalam Kasus Pedagang Es Gabus di Kemayoran
Permintaan Maaf Aparat
Pasca viral, Aiptu Ikhwan Mulyadi (Bhabinkamtibmas Kampung Rawa) dan Heri (Babinsa Utan Panjang) telah menyampaikan permintaan maaf terbuka atas tindakan mereka yang dinilai tergesa-gesa dan tidak menunggu hasil uji laboratorium.
Namun, permintaan maaf tersebut belum secara spesifik menyinggung dugaan kekerasan fisik yang kini ramai diperbincangkan.
Hal ini memunculkan pertanyaan publik: apakah akan ada klarifikasi lanjutan atau pemeriksaan internal terkait dugaan pemukulan dan tendangan terhadap Suderajat.
Baca Juga: Profil Oknum TNI yang Paksa Pedagang Es Gabus Makan Dagangannya Terungkap, Ini Kronologi Lengkapnya!
Bagi Suderajat, hasil laboratorium yang membebaskannya memang membawa kelegaan. Namun, stigma sosial, tekanan psikologis, dan dugaan kekerasan fisik disebut meninggalkan luka yang tidak kasatmata.
Pengamat menilai, bila dugaan tersebut terbukti, kasus ini dapat masuk ke ranah pelanggaran disiplin hingga pidana, sekaligus menjadi ujian komitmen aparat dalam melindungi warga kecil.
Publik kini menanti sikap resmi kepolisian terkait isu ini. Transparansi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Baca Juga: Meski Diguyur Hujan, Bupati Jepara Tetap Ngantor di Desa Rajekwesi, Fokus Branding Wisata Mayong
Polisi sebelumnya mengimbau masyarakat agar tidak mudah menghakimi berdasarkan informasi viral. Namun, dalam kasus Suderajat, desakan juga datang agar setiap dugaan pelanggaran aparat diusut secara terbuka dan adil.
Artikel Terkait
Sekda: Mangkunegaran Warisan Luhur yang Perlu Terus Dijaga dan Dikenalkan
Profil Oknum TNI yang Paksa Pedagang Es Gabus Makan Dagangannya Terungkap, Ini Kronologi Lengkapnya!
Profil Aiptu Ikhwan Mulyadi, Polisi yang Viral dalam Kasus Pedagang Es Gabus di Kemayoran
Suderajat, Pedagang Es Gabus yang Dipaksa Aparat Makan Dagangannya: "Kalau Saya Berhenti Jualan, Anak Istri Makan Apa?"
Sosok Arief Fadillah, Warga yang Melaporkan Pedagang Es Gabus hingga Berujung Viral