Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kata Heri, akan menjadi fondasi penting bagi stabilitas sosial dan keberlanjutan pembangunan di Jawa Tengah.
Dengan pendekatan kebijakan yang lebih berpihak dan berbasis kondisi lapangan, Heri berharap pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tidak hanya tercermin dalam statistik. Akan tetapi juga benar-benar hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama mereka yang selama ini paling rentan terhadap perubahan ekonomi.*
Artikel Terkait
Taktik Arema FC Berjalan Efektif, Gol Hansamu Yama Menjadi Pembeda Lawan Persijap Jepara
Cuaca Belum Bersahabat, Sekda Minta Warga Manfaatkan Kanal Darurat
Rumah Inovasi Jateng Disiapkan Jadi Episentrum Riset dan Inovasi Daerah
Minim Pencitraan, Gubernur Luthfi Dapat Apresiasi DPRD Lintas Fraksi
BPH Migas Usulkan Roadmap FSRU Demi Keandalan Pasokan Gas Jatim