Aduan Warga Ditanggapi Cepat, Wagub Jateng Turun ke Banjir Tirto Pekalongan

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Minggu, 1 Februari 2026 | 17:16 WIB
Aduan Warga Ditanggapi Cepat, Wagub Jateng Turun ke Banjir Tirto Pekalongan
Aduan Warga Ditanggapi Cepat, Wagub Jateng Turun ke Banjir Tirto Pekalongan

PEKALONGAN – Aduan warga yang mengeluhkan banjir berkepanjangan di Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, langsung direspons Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Setelah dihubungi salah seorang warga, Taj Yasin turun langsung ke lokasi dan memastikan pengerahan alat berat untuk penanganan darurat, khususnya peninggian tanggul dan normalisasi sungai.

Gus Yasin, sapaan akrabnya, mengungkapkan laporan pertama ia terima saat berada di Pekalongan untuk menghadiri agenda lain.

Seorang warga kemudian menghubungkannya dengan empat kepala desa di Kecamatan Tirto, yakni Desa Mulyorejo, Tegaldowo, Karangjompo, dan Pacar.

Dari komunikasi tersebut, diketahui banjir telah menggenangi wilayah itu hingga 17 hari.

Menurut Gus Yasin, permintaan warga relatif sederhana, yakni keberadaan alat berat untuk meninggikan tanggul sungai.

Ia menilai langkah tersebut penting sebagai bagian dari normalisasi sungai sekaligus penguatan tanggul agar luapan air tidak terus berulang.

“Yang dibutuhkan sebenarnya tidak banyak, hanya alat berat untuk meninggikan tanggul. Ini bagian dari normalisasi sungai sekaligus membangun tanggul,” ujar Gus Yasin, usai meninjau Sungai Sengkarang di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, pada Minggu, 1 Februari 2026.

Ia juga mengapresiasi kesadaran warga yang mulai memahami salah satu penyebab banjir berasal dari aktivitas di bantaran sungai.

Pemanfaatan bantaran secara tidak terkendali, kata dia, menyebabkan penurunan elevasi tepi sungai sehingga saat hujan deras, air mudah melimpas.

“Masyarakat sudah menyadari bahwa ini juga akibat aktivitas kita sendiri di bantaran sungai. Saat musim hujan, akhirnya melimpah dan menimbulkan banjir. Karena itu kami segera turunkan alat berat,” tegasnya.

Harmonis, warga Desa Tegaldowo, mengaku muncul inisiatif mengadu lantaran tahu Wagub Jateng sedang berkunjung ke Pondok Pesantren Roudhlotul Qur’an, Jetak Kidul, Wonopringo, Kabupaten Pekalongan.

"Telepon pertama tidak diangkat kemudian beliau menelepon balik," katanya.

Menurutnya, tanggul sungai sudah lama membutuhkan peninggian, tetapi Pemda Pekalongan tak kunjung melakukannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X