Gus Yasin Tinjau Langsung Sekolah Roboh dan Pastikan Renovasi Dipercepat

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Kamis, 14 Mei 2026 | 17:28 WIB
Gus Yasin Tinjau Langsung Sekolah Roboh dan Pastikan Renovasi Dipercepat
Gus Yasin Tinjau Langsung Sekolah Roboh dan Pastikan Renovasi Dipercepat

SRAGEN - Puing-puing reruntuhan atap masih berserakan di ruang kelas MTs Muhammadiyah 4 Bulu Sragen, saat Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meninjau lokasi sekolah tersebut pada Kamis ,14 Mei 2026.

Pecahan genteng menutupi lantai kelas. Rangka kayu atap tampak roboh. Sementara kaca-kaca jendela pecah akibat tertimpa material bangunan.

Garis polisi masih melintang di tiga ruang kelas yang terdampak ambruknya atap sekolah itu, Selasa (12/5/2026). Saat siswa sedang belajar di kelas.

Di sela peninjauan, wagub yang akrab disapa Gus Yasin ini terlihat menyusuri ruang kelas yang rusak sambil mendengarkan penjelasan dari pihak sekolah dan tim teknis.

Ia memastikan pemerintah tidak ingin proses belajar mengajar siswa terhenti terlalu lama akibat kejadian tersebut.

“Hari ini saya asesmen apa saja yang dibutuhkan. Tadi salah satunya meja untuk belajar. Insyaallah dari Dinas Pendidikan tinggal administrasi, langsung kita kirim saja. Pembelajaran kan tidak boleh berhenti,” kata Gus Yasin, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi.

Pemprov Jawa Tengah, lanjutnya, menargetkan perbaikan atap bisa segera dilakukan agar aktivitas belajar kembali normal dalam waktu dekat. Tidak hanya ruang yang ambruk, tiga kelas yang berada dalam satu rangkaian bangunan juga akan diperbaiki sekaligus.

“Yang ambruk memang satu, tetapi tiga kelas ini harus kita perbaiki semuanya. Kami siap membantu. Dari Dinas Pendidikan sudah kami siapkan Rp50 juta, nanti kebutuhannya tinggal dikoordinasikan saja. Tidak usah berbelit-belit,” ujarnya.

Gus Yasin menilai insiden tersebut menjadi pengingat pentingnya pengecekan berkala terhadap bangunan sekolah. Terutama pada struktur atap dan material kayu penyangga yang rawan lapuk akibat usia maupun serangan rayap.

“Tadi kita lihat ternyata banyak kayu yang sudah kena rayap. Ini memang perlu perhatian serius. Yang paling utama sebenarnya controlling dari pihak sekolah supaya kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas mengatakan, pihaknya langsung mengambil langkah cepat setelah insiden terjadi. Prioritas utama, kata dia, adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis.

“Biaya pengobatan korban ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Sragen,” kata Sigit.

Selain itu, Pemkab Sragen juga berkoordinasi dengan Muhammadiyah, Kementerian Agama, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terkait percepatan pembangunan kembali ruang kelas yang rusak.

“Tadi kami sudah berdiskusi dengan Pak Wagub mengenai pembagian porsi bantuan supaya pembangunan bisa segera dilakukan dan ruang kelas cepat dipakai kembali,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X