Taj Yasin menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik mahasiswa. Namun, ia berharap kritik tersebut berjalan beriringan dengan gagasan penyelesaian persoalan.
“Boleh kritik. Tapi kalau ditanya solusinya apa, kami sudah memulai,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi perguruan tinggi yang selama ini memberikan kajian dan masukan kepada pemerintah dalam menangani persoalan pesisir.
“Terima kasih juga kampus-kampus yang memberikan masukan kepada kita. Yuk, kita tangani sedikit-sedikit,” katanya.
Setelah mendengarkan penjelasan Taj Yasin, Jolang kemudian berpamitan dan mencium tangan Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut. Dialog itu menjadi bagian dari Orasi Kebangsaan PBAK UIN Walisongo Semarang 2026 yang mempertemukan kritik mahasiswa dengan penjelasan pemerintah mengenai penanganan rob dan persoalan masyarakat pesisir.***