Imam mengatakan, pengembangan Sekolah Rakyat di Jawa Tengah akan terus dilakukan seiring kesiapan lahan di sejumlah daerah. Saat ini, selain 10 Sekolah Rakyat permanen yang telah beroperasi, pemerintah juga tengah memproses pembangunan di sejumlah kabupaten lain agar jangkauan layanan pendidikan semakin luas.
Menurutnya, apabila seluruh 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah nantinya memiliki Sekolah Rakyat, program tersebut diperkirakan mampu menampung sekitar 35 ribu siswa. Namun, jumlah itu masih belum sepenuhnya mencakup seluruh anak dari keluarga miskin maupun anak putus sekolah, sehingga pengembangannya akan dilakukan secara bertahap.***