Diketahui, Demo kemarin semakin menyulut ketegangan. Massa yang semula tertib mulai memecahkan pagar Pendopo dan melempar botol ke arah kantor bupati.
Gas air mata dan water cannon dikerahkan. Namun Pendopo tetap tertutup, anggota DPRD Pati ujug - ujug muncul, mengajak dialog. Mengimbau perlunya dialog dari hati ke hati, bukan saling serang .
Jumlah demonstran terus bertambah, media menyebut angka berkisar antara puluhan ribu hingga ratusan ribu orang yang mengkonfirmasi kehadiran.
Baca Juga: SAH, Wike Jabat Dirut Perumda Aneka Usaha, Bupati Jepara Witiarso Utomo Tekankan Dua Hal Ini
Namun data pasti bukan urusan utama, yang penting suara rakyat menuntut keadilan dan kemakmuran.