Partai Prima Pati Desak Pemkab dan DPRD Harus Bekerja Demi Kepentingan Rakyat, Gagas Mimbar Rakyat di depan DPRD Pati

photo author
Muhammad Abdul Wahab, Pantura Network
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:13 WIB
Ketua DPC Partai Prima Kabupaten Pati Martinus Adi saat bersama Cak Sholeh di Demo 13 Agustus 2025 (Ist)
Ketua DPC Partai Prima Kabupaten Pati Martinus Adi saat bersama Cak Sholeh di Demo 13 Agustus 2025 (Ist)

 

Belasan desa menjadi sasaran utama, dan masyarakat protes keras karena pajak dianggap beban berat untuk masyarakat kecil.

 

Baca Juga: Berdayakan UMKM di Kaliombo, KKN UNISNU Jepara Beri Pelatihan Digital Marketing

 

DPRD Kabupaten Pati nyaris diam, padahal DPRD Kabupaten Pati juga terlibat aktif dalam pengambilan keputusan kenaikan PBB-P2 250 %.

 

Baca Juga: Update Demo Pemakzulan Bupati Sudewo Pati : Massa Aksi Ricuh, Tidak Ada Korban Jiwa

 

Pada gelombang unjuk rasa 13 Agustus 2025, meski kenaikan PBB‑P2 berhasil dibatalkan, badai tuntutan tak surut.

 

Baca Juga: Industri Mebel Jepara Didorong Manfaatkan Teknologi Modern untuk Perkuat Daya Saing Global

 

Massa tetap menuntut langkah lebih jauh, Bupati Sudewo diminta mundur, kebijakan lima hari sekolah ditolak, proyek renovasi Alun-alun senilai Rp2 miliar dibatalkan, rencana pembongkaran masjid bersejarah ditolak, dan proyek videotron anggaran Rp1,39 miliar dipertanyakan urgensinya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muhammad Abdul Wahab

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X