Martinus Adi menyatakan juga bahwa Bupati Pati Sudewo sengaja melakukan pembiaran dan terlihat arogan dengan seolah -olah menantang rakyat Pati.
Baca Juga: OJK Luncurkan Pedoman Keamanan Siber untuk Industri Aset Digital
"5.000 bahkan 50.000 ribu massa akan di hadapi." ujar Martinus Adi.
Baca Juga: OJK Pacu Digitalisasi UMKM dan Industri Keuangan di Jateng-DIY
Walaupun semuanya itu, Bupati Pati Sudewo telah meminta maaf kepada rakyat Pati, tetapi blunder - blunder dalam komunikasi Bupati Pati sangat arogan dan kebijakan - kebijakannya tidak mempertimbangkan kepentingan rakyat kecil.
Dari kesalahan - kesalahan Bupati Pati mulai kenaikan pajak PBB P2 250 % hingga proyek -proyek yang menelan anggaran besar yang tidak pro rakyat dan juga pengangkatan ASN tanpa mengikuti prosedur dan aturan yang ada, jelas bukti arogansi dari Bupati.
Artikel Terkait
Update Demo Pemakzulan Bupati Sudewo Pati : Massa Aksi Ricuh, Tidak Ada Korban Jiwa
Berdayakan UMKM di Kaliombo, KKN UNISNU Jepara Beri Pelatihan Digital Marketing
Bupati Jepara Witiarso Utomo Tetap Berlakukan 6 Hari Sekolah, Ini Pertimbangannya
Hoax : Kabar Meninggalnya 2 Polisi Pada Aksi Unjuk Rasa 13 Agustus 2025 Dibantah Polisi
Prabowo Sayangkan Demo Besar Tuntut Mundur Bupati Pati, Istana Tegaskan Kenaikan PBB Bukan karena Anggaran Pusat