Namun, sangat disayangkan, tidak sedikit fasilitas umum yang rusak karena demo yang ricuh.
Martinus Adi menambahkan aksi rakyat yang berhasil, telah menggugah pemerintah untuk mundur dari kebijakan kontroversial dan langsung memicu proses pengawasan formal melalui pansus DPRD.
Baca Juga: Kios Buah Pasar Jepara Satu Kebakaran, Diduga Akibat Konsleting Listrik
Ia pun menjelaskan, Momentum ini menunjukkan bahwa rakyat tidak hanya bisa protes, tapi juga punya kapasitas mendorong dialog dan mekanisme demokrasi berjalan.
Kebijakan - kebijakan yang tidak pro rakyat ini tidak terlepas dari peran serta DPRD Kabupaten Pati sebagai wakil dari rakyat.
Artikel Terkait
Update Demo Pemakzulan Bupati Sudewo Pati : Massa Aksi Ricuh, Tidak Ada Korban Jiwa
Berdayakan UMKM di Kaliombo, KKN UNISNU Jepara Beri Pelatihan Digital Marketing
Bupati Jepara Witiarso Utomo Tetap Berlakukan 6 Hari Sekolah, Ini Pertimbangannya
Hoax : Kabar Meninggalnya 2 Polisi Pada Aksi Unjuk Rasa 13 Agustus 2025 Dibantah Polisi
Prabowo Sayangkan Demo Besar Tuntut Mundur Bupati Pati, Istana Tegaskan Kenaikan PBB Bukan karena Anggaran Pusat