Apabila terjadi kebocoran gas, masyarakat diminta tidak panik, tidak menyalakan api maupun peralatan listrik, menutup seluruh kran gas, membuka pintu dan ventilasi agar sirkulasi udara lancar, serta memeriksa kebocoran menggunakan air sabun pada sambungan pipa.
"Jika kebocoran terjadi pada sambungan rumah, pelanggan diminta segera menutup kran gas dan menghubungi Pertamina Call Center 135 atau layanan WhatsApp PGN untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," tegas Eko.
Agenda ini disambut positif oleh peserta. Salah satunya dari Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bojonegoro, Sri Artiningsih. Pengusaha akrab dipanggil Bunda Arva ini mengaku senang dan mendapat banyak manfaat. Terutama lebih mengenal produk PGN yang ternyata tidak hanya untuk rumah tangga. Melainkan juga untuk pengusaha kecil dan industri.
"Jadi gas bumi ini memperingan beban usaha, bisa lebih hemat, praktis, efisien, dan tersedia 24 jam, oh ya ramah lingkungan juga," tandasnya.***
Artikel Terkait
Luthfi: Kepala Daerah Tak Cukup Jadi Administrator, Harus Jadi Pemasar Tarik Investor
Gubernur Luthfi Ajak Sembcorp Kembangkan KEK Baru di Jawa Tengah
Santunan Asuransi AMKKM Cair, Ahli Waris Nasabah BRI Unit Pagerbarang Terima Rp7,5 Juta
IKK Jateng Naik ke Kategori Baik, Sekda Minta OPD Benahi Substansi Kebijakan
Sekda Jateng Minta LKPP Perkuat Sistem LPSE dan Tata Kelola Pengadaan