Menurut Dedy, pembinaan tak hanya berfokus pada kemampuan fisik. Peserta juga dibentuk agar lebih disiplin dan berani tampil di depan umum. “Yang awalnya para peserta malu, tidak bisa menyampaikan di muka umum, sekarang sudah mulai bisa menyampaikan pendapat-pendapatnya,” ujarnya.
Baca Juga: BNPT dan Pemkab Jepara Perkuat Sinergi Cegah Radikalisme, Eks JI Tegaskan Komitmen NKRI
Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar bertindak sebagai pembina upacara mewakili Bupati Jepara Witiarso Utomo. Ia mengatakan Paskibraka merupakan bagian dari program kaderisasi calon pemimpin bangsa. Karena itu, nilai yang diperoleh selama pembinaan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya tentang baris-berbaris dan mengibarkan Sang Merah Putih. Namun, menjadi Paskibraka adalah tentang disiplin, tanggung jawab, integritas, kepemimpinan, serta semangat cinta tanah air,” ujarnya.
Gus Wabup Hajar meminta para Paskibraka menjaga perilaku di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Mereka juga diminta menggunakan media sosial secara bijak.
Setelah pengukuhan, 28 Paskibraka Kabupaten Jepara bersiap menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Sementara Arno Cakra H. akan menjalankan tugas pada upacara tingkat Provinsi Jawa Tengah.***