Boyolali – Alfamart bersama Sweety kembali melanjutkan kolaborasi yang telah berjalan sejak tahun 2023 melalui program Alfamart Sahabat Posyandu pada periode Juli hingga September 2026.
Melalui program tersebut, keduanya menargetkan lebih dari 8.400 penerima manfaat melalui penyelenggaraan Posyandu di 84 titik yang tersebar dari wilayah barat hingga timur Indonesia.
Program kolaborasi tersebut, menjadi salah satu upaya untuk mendekatkan layanan kesehatan ibu dan anak kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta Dinas Kesehatan setempat. Selain memberikan layanan kesehatan dasar, program ini juga menghadirkan edukasi bagi orang tua mengenai pentingnya momen bermain dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Dukungan Sweety terhadap Alfamart Sahabat Posyandu terus berlanjut sejak 2024, dengan menjangkau sekitar 10.000 penerima manfaat pada periode Juni–Agustus, berlanjut 10.000 penerima manfaat pada Februari–Mei 2025, serta menargetkan lebih dari 8.400 penerima manfaat di 84 titik pada periode Juli–September 2026 mendatang.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Suntik Semangat Pramuka Jateng: Siapkan Diri Jadi Pemimpin
Salah satu kegiatan diselenggarakan di Gerai Alfamart Selo, Kabupaten Boyolali pada (14/8/2026). Antusiasme para Ibu bersama balitanya mengikuti berbagai layanan kesehatan yang disediakan, mulai dari edukasi pemilihan popok untuk dukung stimulasi gerak anak, imunisasi, pemberian makanan tambahan (PMT), hingga konsultasi kesehatan bersama tenaga kesehatan dan kader Posyandu.
Program ini juga menghadirkan edukasi pemilihan popok untuk dukung stimulasi gerak anak, sekaligus meningkatkan pemahaman orang tua bahwa bermain merupakan bagian penting dari proses belajar, bereksplorasi, dan bertumbuh. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan bekerja sama dengan kader Posyandu dan Dinas Kesehatan setempat guna memastikan pelayanan yang diberikan sesuai dengan standar kesehatan.
General Manager Corporate Communication Alfamart, Rani Wijaya, mengatakan Alfamart Sahabat Posyandu merupakan salah satu program keberlanjutan perusahaan yang secara konsisten menghadirkan layanan kesehatan dasar lebih dekat dengan masyarakat.
"Kami ingin menghadirkan layanan kesehatan ibu dan anak yang semakin mudah diakses masyarakat. Dengan memanfaatkan jaringan gerai Alfamart yang tersebar di berbagai daerah, kami berharap semakin banyak keluarga yang memperoleh layanan kesehatan sekaligus edukasi mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini," ujar Rani.
Baca Juga: Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN
Menurut Rani, keberlanjutan kolaborasi bersama Sweety menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia usaha dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Kami mengapresiasi komitmen Sweety yang kembali mendukung Alfamart Sahabat Posyandu. Kolaborasi ini bukan hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pentingnya kesehatan dan tumbuh kembang anak," katanya.
Maggie Effendy, Associate Marketing Director Baby Care PT Softex Indonesia, mengatakan bahwa dukungan terhadap program Alfamart Sahabat Posyandu sejalan dengan komitmen Sweety dalam mendampingi tumbuh kembang anak Indonesia secara holistik.
“Selama 25 tahun mendampingi ibu Indonesia, Sweety percaya bahwa bermain adalah bagian penting dari tumbuh kembang anak. Melalui kolaborasi dengan Alfamart Sahabat Posyandu, kami bangga dapat berkontribusi dalam mendukung kesehatan ibu dan anak serta mengedukasi keluarga tentang pentingnya memilih popok yang tepat untuk mendukung anak bergerak dan bermain secara optimal. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi lebih banyak keluarga Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Dana Cadangan Pilgub Jateng Capai Rp1,2 Triliun, Heri Pudyatmoko Minta Tak Ganggu Layanan Publik
Artikel Terkait
Gerindra Jateng Gerakkan Kader Kawal Program Prioritas Prabowo
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Penguatan Mitigasi Perubahan Iklim hingga Tingkat Desa
Dana Cadangan Pilgub Jateng Capai Rp1,2 Triliun, Heri Pudyatmoko Minta Tak Ganggu Layanan Publik
Harga Pertamax Turun, Legislator Gerindra Jateng Minta Evaluasi Kebijakan WFH ASN
Ahmad Luthfi Suntik Semangat Pramuka Jateng: Siapkan Diri Jadi Pemimpin