pendidikan

Pendekatan Andragogi dalam Pengembangan Literasi Numerasi Mahasiswa PGSD

Jumat, 25 Oktober 2024 | 17:22 WIB
Ilustrasi pendidikan (Freepik)

Literasi numerasi terdiri dari tiga aspek, yaitu berhitung, relasi numerasi, dan operasi aritmetik. Berhitung merujuk pada kemampuan seseorang untuk melakukan perhitungan secara lisan dan mengenali jumlah dengan tepat. Relasi numerasi merupakan pemahaman dalam membandingkan jumlah suatu benda, apakah lebih sedikit, lebih banyak, lebih rendah, atau lebih tinggi.

Baca Juga: Sendangmulyo Tetap Setia pada Paslon 02: LYVU Championship Hanya Hiburan Biasa

Operasi aritmetika melibatkan operasi dasar dalam bilangan matematika, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Aspek-aspek tersebut merupakan konsep dasar yang harus dipahami mahasiswa dalam mempelajari matematika.

Literasi numerasi merujuk pada kemampuan seseorang dalam menggunakan penalaran, yaitu kemampuan untuk menganalisis dan memahami pernyataan serta memanipulasi simbol atau bahasa matematika yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengembangan literasi numerasi mahasiswa sangat efisien menggunakan pendekatan andragogi karena pendekatan tersebut sangat cocok digunakan oleh mahasiswa yang notabene adalah orang dewasa.

Baca Juga: Tidak Hadir di Maulid, Ternyata Gus Idror Sedang Urus STTP Kampanye

Pengembangan literasi numerasi memerlukan beberapa aspek penting yang harus diterapkan sesuai dengan pendekatan andragogi, seperti kebutuhan akan relevansi, pengalaman sebagai sumber pembelajaran, pembelajaran mandiri, orientasi terhadap tugas, dan fleksibilitas dalam pembelajaran (Simamora & Akhiruddin, 2022).

Oleh : Mohammad Nur Arif (Mahasiswa PGSD UNISNU Jepara) dan Muhammad Nofan Zulfahmi (Dosen Pembimbing UNISNU Jepara)

DAFTAR PUSTAKA

Asriyati, N., & Hulukati, E. (2022). Kemampuan Literasi Numerasi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Asriyati Nadjamuddin 1  , Evi Hulukati 2. Jurnalbasicedu, 6(1), 987–996.

Destiani, T., Arbarini, M., & Shofwan, I. (2023). Pendekatan Andragogi dalam Pembelajaran seTARA Daring pada Program Pendidikan Kesetaraan. Jendela PLS, 8(1), 32–44. https://doi.org/10.37058/jpls.v8i1.7093

Dewi, P. Y. A., & Primayana, K. H. (2021). Penggunaan Pendekatan Andragogi Dalam Proses Pembelajaran Nonformal. Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 4(2), 94–100.

Nicomse, N., & Naibaho, T. (2022). Penguatan Literasi Dan Numerasi Untuk Mendukung Profil Pelajar Pancasila Sebagai Inovasi Pembelajaran Matematika. Sepren: Journal of Mathematics Education and Applied, 111–117. https://doi.org/10.36655/sepren.v4i0.841

Simamora, E. W., & Akhiruddin, A. (2022). Analisis Kemampuan Literasi Numerasi Mahasiswa Ditinjau Dari Gaya Kognitif Reflektif Dan Impulsif. Jurnal Magister Pendidikan Matematika (JUMADIKA), 4(2), 89–95. https://doi.org/10.30598/jumadikavol4iss2year2022page89-95

Tenny, Nisa, A. K., & Murtaplah. (2021). Pengembangan Literasi dan Numerasi dalam Proses Belajar dan Mengajar. https://repositori.kemdikbud.go.id/id/eprint/29935

Halaman:

Tags

Terkini