Martinus Adi menyatakan juga bahwa Bupati Pati Sudewo sengaja melakukan pembiaran dan terlihat arogan dengan seolah -olah menantang rakyat Pati.
Baca Juga: OJK Luncurkan Pedoman Keamanan Siber untuk Industri Aset Digital
"5.000 bahkan 50.000 ribu massa akan di hadapi." ujar Martinus Adi.
Baca Juga: OJK Pacu Digitalisasi UMKM dan Industri Keuangan di Jateng-DIY
Walaupun semuanya itu, Bupati Pati Sudewo telah meminta maaf kepada rakyat Pati, tetapi blunder - blunder dalam komunikasi Bupati Pati sangat arogan dan kebijakan - kebijakannya tidak mempertimbangkan kepentingan rakyat kecil.
Dari kesalahan - kesalahan Bupati Pati mulai kenaikan pajak PBB P2 250 % hingga proyek -proyek yang menelan anggaran besar yang tidak pro rakyat dan juga pengangkatan ASN tanpa mengikuti prosedur dan aturan yang ada, jelas bukti arogansi dari Bupati.