Ke depan, DPD PSI Kota Semarang akan fokus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting sebagai persiapan menghadapi proses verifikasi partai politik menjelang Pemilu 2029.
Selain itu, PSI Kota Semarang juga berencana menggelar rapat koordinasi daerah (Rakorda) dalam waktu dekat.
Melly berharap Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dapat hadir, untuk memberikan semangat kepada kader di Kota Semarang.
“Kami ingin menghadirkan semangat baru. Harapannya Rakorda bisa berjalan bulan ini dan Mas Kaesang bisa hadir. Kami juga berharap Bapak Jokowi bisa hadir memberikan motivasi kepada seluruh kader,” katanya.
Menghadapi Pemilu 2029, PSI Kota Semarang memasang target ambisius dengan membidik 15 kursi DPRD Kota Semarang. Saat ini, partai tersebut memiliki lima kursi di parlemen.
“Target kami 15 kursi pada 2029. Itu memang target besar, tetapi kami sudah memiliki perhitungan dan strategi. Minimal kami ingin meraih lebih dari 10 kursi, dan kami akan bekerja maksimal untuk mencapainya,” pungkas Melly.
Sebelumnya, kepengurusan PSI Kota Semarang sempat dilanda konflik pada Februari 2026.
Saat itu, 13 dari 16 pengurus DPC menyatakan mundur massal dan menyegel kantor sekretariat DPD sebagai bentuk protes terhadap keputusan DPW PSI Jawa Tengah yang memberhentikan Ketua DPD saat itu dan menunjuk pelaksana tugas (Plt).
Terbitnya SK terbaru dari DPP PSI menandai berakhirnya polemik tersebut sekaligus menjadi awal konsolidasi kepengurusan baru menjelang agenda politik 2029 mendatang.***