”Diduga mereka pelaku anarkis yang melempari petugas dengan batu dan lain-lainnya,” ungkapnya.
Baca Juga: 7 Brimob Diperiksa Propam Kasus Ojol Tewas, Pemeriksaan Berlangsung Terbuka
Sebelumnya, Diketahui, bentrokan antar massa aksi dan aparat Kepolisian terjadi hampir tujuh jam.
Polisi menggelandang sejumlah peserta aksi massa anarkis yang terlibat bentrokan di Jembatan Kanal ke dalam Mapolres Jepara.
Saat itu, massa melempari batu, kayu, bambu dan apapun yang mereka dapatkan di jalan ke arah aparat.
Lalu aparat berupaya memukul mundur dengan cara memberondong tembakan gas air mata dan Watercanon.
Beberapa anggota kepolisian mengalami luka-luka akibat amukan massa, beruntung tidak ada korban jiwa.***
Artikel Terkait
Membangun Budaya Sekolah Ramah Anak sebagai Media Internalisasi Nilai Karakter
Ketua DPW Partai PRIMA Jateng Sayangkan Ketika AKSI MASSA Menjadi AMUK MASSA: Siapa yang Diuntungkan?
Lintas Agama Hingga Kepemudaan Suarakan Jaga Jepara, Diimbau Tak Terprovokasi Aksi Pihak Tertentu
Pemkab Jepara Gelar Maulid Nabi dan Doa Bersama untuk Mendoakan Keamanan dan Kedamaian Bumi Kartini
Apel Serentak, Bupati Jepara Witiarso Utomo Tekankan Penguatan Karakter dan Etika Digital