Di hadapan pengurus PKB Jepara, Bupati Jepara Mas Wiwit menjelaskan tentang runtutan rencana masuknya investasi peternakan babi di Jepara.
Baca Juga: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Resmikan SPPG At-Taqwa, Jateng Perkuat MBG
Dengan nada tenang namun penuh ketegasan, ia menjelaskan jika pemerintah daerah memberi ruang bagi calon investor yang ingin menanamkan investasinya di Jepara. Namun dengan syarat mematuhi ketentuan dan ada penerimaan dari masyarakat.
Baca Juga: Jawa Tengah Jadi Magnet Investasi, Per Semester I 2025 Realisasi Capai Rp 45,58 Triliun
Sejak awal pihaknya juga memberikan syarat ketat kepada investor peternakan babi tersebut.
Baca Juga: Wakil Gubernur Jateng Tinjau Penanganan Darurat Tanggul Sungai Bodri
Menurutnya setiap keputusan kebijakan di Jepara, termasuk soal investasi, harus sejalan dengan dawuh kiai dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Pihaknya tak akan memberikan izin tanpa persetujuan dari MUI, NU, dan tokoh agama lainnya.
Artikel Terkait
Gubernur Jawa Tengah Dorong Percepatan Pengentasan Kemiskinan Melalui Konvergensi Program
Gubernur Jawa Tengah Dikenal Sebagai 'Bapak Inisiator Aglomerasi' Usai Suksesnya Soloraya Great Sale 2025
Sambut HUT RI ke-80 Sembari Patroli, Satlantas Polres Jepara Bagikan Bendera Merah Putih
Dosen PAUD FIP UNY Gelar Pelatihan Terintegrasi untuk Guru PAUD di Mlonggo, Jepara
Bupati Jepara Witiarso Utomo Apresiasi Baznas Jateng Salurkan Bantuan Modal Usaha kepada 135 Mustahik