Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan Jepara Art Carnival bukan sekadar hiburan, namun juga wadah bagi pengembangan industri kreatif, fashion dan budaya lokal.
“Acara ini memang untuk mengenalkan fashion di Jepara maupun di luar Jepara. Harapannya bisa menjadi agenda rutin dan mendatangkan lebih banyak wisatawan. Tahun ini ada 56 peserta, dan ke depan kita ingin kualitas maupun kuantitasnya meningkat. Bahkan dari desa-desa di Jepara semoga lahir desainer-desainer baru yang bisa mengharumkan nama daerah,” ungkap Bupati.
Ia juga menambahkan, Jepara Art Carnival diharapkan mampu menjadi pemicu semangat pelaku industri fashion lokal untuk lebih kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap pasar.
“Dengan adanya karnaval ini, mestinya para pelaku industri fashion Jepara bisa merespons dengan baik sehingga pemasaran produk mereka semakin luas,” tambahnya.
Artikel Terkait
Job Fair HUT Ke-80 Provinsi Jawa Tengah, 6.650 Lowongan Kerja Siap Dibuka
Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp 180 Juta untuk Korban Kebakaran Sumur Minyak di Blora
Sekda Jateng Sumarno: Jaga Integritas Meski Skor Antikorupsi Tinggi
Presiden Prabowo Tegas: Ada Antek-Asing yang Tidak Suka Indonesia Bangkit
Bupati Jepara Witiarso Utomo Resmikan Pembukaan Gerai Dekranasda, Tenun Toso hingga Ukiran Kayu Kini Punya Rumah Baru