Ia menjelaskan, Fortress memilih terus berkolaborasi dengan MPX Indonesia karena rekam jejak penyelenggara yang dinilai berhasil mempertemukan brand dengan calon pelanggan secara efektif.
"Secara historis kami memilih MPX karena kedekatan yang telah terjalin dan kesuksesan yang kami raih bersama selama ini. MPX menjadi partner yang sangat menjanjikan bagi perkembangan bisnis kami," ujarnya.
Fortress membidik seluruh segmen pasar, mulai dari konsumen akhir, toko bangunan, developer, asosiasi perumahan, hingga instansi pemerintah. Salah satu keunggulan produknya adalah material baja yang kuat, tahan rayap, dan memiliki daya tahan tinggi sehingga banyak digunakan untuk berbagai jenis bangunan.
Selama penyelenggaraan IMPACT+ Semarang 2026, Fortress menargetkan nilai transaksi sebesar Rp400 juta hingga Rp500 juta dan optimistis dapat menembus Rp1 miliar.
"Kami optimistis karena antusiasme peserta sangat tinggi. Apalagi kami memberikan promo khusus berupa tambahan diskon untuk setiap transaksi yang dilakukan selama pameran," kata Al Amin.
Fortress juga menawarkan harga yang kompetitif. Pintu baja untuk rumah subsidi dipasarkan mulai sekitar Rp1 juta per unit dan sudah termasuk satu paket lengkap yang terdiri atas kusen baja, daun pintu, engsel, handle, serta kunci sehingga siap dipasang.
Sementara itu, setiap exhibitor yang berpartisipasi dalam IMPACT+ Semarang 2026 juga menghadirkan promo dan penawaran khusus sesuai kebijakan masing-masing brand selama pameran berlangsung.***
Artikel Terkait
Industri Air Kemasan Bersinergi Lestarikan Pesisir melalui Gerakan Penanaman Mangrove di Jateng
Gubernur Luthfi Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Iran, Dorong Investasi dan Alih Teknologi
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata: Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah
Ahmad Luthfi Berduka untuk Iran, Harapkan Perdamaian Segera Terwujud
Fakta Baru Terungkap, Korban Penipuan di Purwokerto Diminta Tutup Mulut Oleh Sang Ratu Investasi Bodong