53 Perusahaan Terlibat, Program Cek Kesehatan Gratis Raih MURI

photo author
Muh Akhsan, Pantura Network
- Selasa, 10 Februari 2026 | 15:40 WIB
53 Perusahaan Terlibat, Program Cek Kesehatan Gratis Raih MURI
53 Perusahaan Terlibat, Program Cek Kesehatan Gratis Raih MURI

SEMARANG - Antusiasme masyarakat di Jawa Tengah untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis sangat tinggi. Salah satunya ditunjukkan dengan anugerah Rekor Muri dalam rangka pemeriksaan kesehatan gratis pada 53 perusahaan di Jawa Tengah.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno, memberikan apresiasi kepada semua pihak atas kontribusi serta kolaborasi dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis untuk pekerja tersebut.

"Kami dari Pemprov Jateng mengucapkan terima kasih dan apresiasi luar biasa atas kolaborasi dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis untuk pekerja ini," katanya.

Hal itu disampaikan Sekda saat hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin Maimoen, dalam Penganugerahan Piagam Muri, Pemeriksaan Kesehatan Gratis Terintegrasi SatuSehat pada Pekerja di Perusahaan Terbanyak (53 Perusahaan dalam kurun waktu 5 hari), Selasa, 10 Februari 2026, di Lantai 6 Gedung Penunjang RS Kariadi Semarang.

Piagam penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia itu, dianugerahkan kepada RS Kariadi dan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, yang berkolaborasi dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis untuk pekerja.

Sumarno mengatakan, pemeriksaan gratis merupakan upaya preventif, bagian dari 'effort' agar tidak terjangkit penyakit kronis. Melalui kolaborasi dengan dunia usaha, langkah ini merupakan cara efektif untuk mendukung kinerja pegawai.

"Kinerja yang baik dimulai dengan orang-orangnya sehat terlebih dahulu," katanya.

Penghargaan dari Muri, lanjutnya, tujuannya bukan semata-mata mendapatkan rekor. Akan tetapi menjadi motivasi dan inspirasi agar ke depan eksekusi lebih baik lagi.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, Presiden Prabowo membuat program cek kesehatan gratis tujuan utamanya sederhana. Yaitu, memastikan rakyatnya sehat. Cara yang paling gampang, adalah dengan rajin cek.

Selain dilakukan pengecekan, katanya, jika diketahui tidak sehat, masyarakat juga akan diobati dengan gratis.

"Kita menginginkan masyarakat cek kesehatan setiap tahun sekali ya. Bukan sekali seumur hidup. Ini kayak ulang tahun, setiap tahun harus dilakukan," tegasnya.

Budi menambahkan, cek kesehatan sekarang tidak hanya dilakukan di fasilitas kesehatan seperti RS atau Puskesmas. Namun juga bisa dilaksanakan di sekolah menyasar anak-anak, dan perusahaan untuk menyasar pekerja.

Dalam sambutannya, Budi mengatakan, tiga persoalan kesehatan yang paling besar dialami masyarakat Indonesia. Pertama obesitas, kedua masalah infeksi pada gigi, dan ketiga darah tinggi. Adapun penyakit yang membuat orang cepat meninggal adalah stroke dan jantung. Dia meminta supaya masyarakat rutin melakukan cek tekanan darah, lemak darah dan gula darah.

Direktur Utama RS Kariadi Agus Akhmadi dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan RS Kariadi sebagai bagian dari menyambut bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026. Tercatat 1.210 pekerja telah melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut, selama kurun waktu 26 - 31 Januari 2026 (lima hari).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh Akhsan

Rekomendasi

Terkini

X