Gekrafs Jepara Resmi Dilantik, Wabup Gus Hajar Tekankan Ekonomi Kreatif sebagai Masa Depan Daerah

photo author
Marko Komar, Pantura Network
- Minggu, 14 Juni 2026 | 10:33 WIB
Momen DPC Gekrafs Jepara di Pendopo Kabupaten Jepara, Sabtu (13/6/2026). (Istimewa for Pantura Network)
Momen DPC Gekrafs Jepara di Pendopo Kabupaten Jepara, Sabtu (13/6/2026). (Istimewa for Pantura Network)

PANTURA NETWORK -- Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar), menegaskan bahwa masa depan ekonomi daerah tidak lagi bertumpu pada produk semata, melainkan pada kekuatan kreativitas, inovasi, dan identitas budaya.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kabupaten Jepara masa bakti 2026–2029 di Pendopo RA Kartini, Sabtu (13/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, pengurus DPC Gekrafs Jepara secara resmi dilantik oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gekrafs Jawa Tengah, Berty Diah Rahmana. Muhammad Abdul Chaq dipercaya memimpin organisasi tersebut sebagai Ketua DPC untuk periode tiga tahun ke depan.

Baca Juga: Pemprov Jateng Betonisasi Jalur Jepara-Keling, Perkuat Akses Ekonomi Warga

Gus Hajar menekankan, kehadiran Gekrafs harus mampu melampaui sekadar kegiatan seremonial. Ia menilai, organisasi ini memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis kreativitas di Jepara.

"Masa depan Jepara tidak cukup hanya menjual produk. Kita harus menjual kreativitas, desain, cerita budaya, dan identitas daerah. Nilai ekonomi terbesar ke depan lahir dari inovasi dan kekuatan merek," papar Gus Hajar.

Ia juga mengungkapkan bahwa sektor furnitur kayu Jepara masih menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Berdasarkan data tahun 2025, nilai investasi di sektor tersebut mencapai lebih dari Rp1,17 triliun dengan 892 perusahaan yang beroperasi.

Baca Juga: Taj Yasin Kampanyekan Jamu Aman Sekaligus Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya langkah inovatif agar pelaku usaha lokal tidak tertinggal dalam persaingan global. Gekrafs diharapkan mampu menjadi motor penggerak yang mendorong pelaku UMKM naik kelas, terutama dalam penguatan branding dan pemanfaatan platform digital.

"Jangan hanya ramai kegiatan, tetapi harus menghasilkan dampak nyata. Program kerja harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPC Gekrafs Jepara yang baru dilantik, Muhammad Abdul Chaq, menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai ruang kolaborasi terbuka bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya generasi muda.

Baca Juga: Heri Pudyatmoko Tekankan Pendampingan UMKM sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Ia menegaskan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan berbagai elemen, mulai dari pemerintah, komunitas kreatif, hingga sektor swasta, guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Jepara.

"Mari berkolaborasi dan terus berkarya agar eksistensi anak muda dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Jepara dan Indonesia," pungkasnya.

Sebagai informasi, Gekrafs merupakan organisasi nirlaba yang berdiri sejak 2019 dan berfungsi sebagai penghubung antara kreator, pemerintah, dan investor dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif di Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Marko Komar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X