PANTURA NETWORK -- Bupati Jepara, Witiarso Utomo meresmikan jalur alternatif Duplak-Sumanding dengan prosesi pemotongan pita di ruas jalan tersebut, Sabtu (23/5/2026) pagi.
Peresmian dilakukan bersama jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Jepara dan disaksikan masyarakat setempat. Jalur ini menjadi akses penghubung baru antara Desa Duplak dan Desa Sumanding yang selama ini diharapkan warga.
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan, pembukaan jalan alternatif tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan pedesaan.
Baca Juga: Ngopi Bareng Bupati di Sumanding KopiFest 2026, Dorong Jepara Jadi Sentra Kopi Unggulan Nasional
"Alhamdulillah, jalan alternatif Duplak-Sumanding yang selama ini menjadi harapan masyarakat akhirnya bisa dibuka," papar Witiarso Utomo.
Ia menambahkan, keberadaan jalan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga.
Usai peresmian, Bupati bersama rombongan meninjau langsung jalur yang baru dibuka tersebut.
Baca Juga: HUT ke-61, PGN Perkuat Resiliensi dan Infrastruktur untuk Ketahanan Energi Nasional
Menurutnya, akses jalan baru ini juga berpotensi mendorong pengembangan sektor wisata alam dan perkebunan kopi di wilayah sekitar.
Pemerintah Kabupaten Jepara, lanjutnya, berkomitmen untuk terus meningkatkan pembangunan infrastruktur guna mendukung pemerataan pembangunan.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat jalan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
"Semoga jalan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama," katanya.
Artikel Terkait
WFH Resmi Jalan, Pemprov Jateng Perketat Kontrol Kinerja
Ngantor di Desa Tubanan, Bupati Jepara Prioritaskan Perbaikan Jalan Rp200 Miliar per Tahun
Percobaan Curanmor di Halaman Masjid Jepara Digagalkan Warga, Pelaku Nyaris Diamuk Massa
Pelepasan Thudong Bhikkhu di Jepara Berlangsung Khidmat, Perjalanan Spiritual 11 Hari Menuju Candi Sewu Dimulai
TMMD Sengkuyung II 2026 Ditutup, Akses Jalan dan RTLH di Desa Gelang Rampung 100 Persen