Pertandingan derby Jawa Tengah antara Persijap dan Persis Solo berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim sama-sama berusaha mengamankan poin penting dalam persaingan liga, namun pertandingan berakhir imbang 0-0 hingga peluit akhir.
Ketegangan kemudian berlanjut di tribun stadion. Saling ejek antar kelompok suporter memicu aksi pelemparan yang meluas hingga ke area luar stadion. Sejumlah fasilitas stadion rusak dan beberapa kendaraan mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
Petugas keamanan dan aparat kepolisian akhirnya turun tangan untuk memisahkan kedua kubu suporter agar situasi tidak semakin memburuk.
Berangkat dari hal itu, Manajemen Persijap menyatakan, menghormati keputusan Komite Disiplin PSSI dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi bagi seluruh pihak, termasuk suporter.
Baca Juga: Taktik Arema FC Berjalan Efektif, Gol Hansamu Yama Menjadi Pembeda Lawan Persijap Jepara
"Persijap menghormati keputusan PSSI sesuai aturan yang berlaku. Kami berharap ini bisa menjadi pembelajaran bersama," tulis pernyataan klub melalui media sosial resmi mereka.
Manajemen juga mengajak seluruh pendukung Laskar Kalinyamat untuk memberikan dukungan secara positif dan bertanggung jawab.
"Sejatinya sepak bola adalah simbol perdamaian dan solidaritas," demikian pesan yang disampaikan klub kepada para suporter.
Baca Juga: Hasil Super League : Persijap Jepara Bungkam PSM Makassar 2-0
Dalam waktu dekat, Persijap masih akan menjalani beberapa pertandingan penting di kompetisi Super League 2025/2026, termasuk laga-laga krusial untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.
Artikel Terkait
Jadwal Acara Indosiar Hari ini Rabu, 21 Desember 2022: Live BRI Liga 1 Persebaya Surabaya vs Persis Solo
Jelang BRI Super League, Bupati Jepara Buka Laga Persahabatan Persijap vs Persipura
Bupati Jepara Witiarso Utomo Kemenangan Persijap Vs Persib 2-1, Ini Kemenangan Hati Masyarakat Jepara
Pertandingan Persijap Vs Arema FC Terancam Ditunda
Derby Jateng Persijap vs Persis Berakhir Imbang, Kericuhan Suporter Tamu Warnai Laga